MUNAS APTIKOM Rumuskan Arah Strategis Pendidikan Tinggi IT

09 Oktober, 2026 20:30 WIB

Penulis:Setyono

Editor:Ida Gautama

10102026-UAJY Munas Aptikom.jpg
Pembukaan Munas APTIKOM 2026 di UAJY yang berlangsung Kamis-Sabtu (8-10/10/2026). (EDUWARA/Dok. UAJY)

Eduwara.com, JOGJA - Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) merumuskan arah strategis pendidikan tinggi Information Technology (IT-Teknologi Informasi) dalam menghadapi era kecerdasan buatan (AI) dan hilirisasi riset melalui Musyawarah Nasional (MUNAS) VII 2026.

Agenda forum tertinggi APTIKOM tersebut digelar pada Kamis-Sabtu (8-10/10/2026) di Kampus III Gedung Bonaventura, Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) selaku tuan rumah. MUNAS VII ini diikuti 1.152 peserta dari pimpinan perguruan tinggi, program studi (prodi) Informatika dan Komputer, serta institusi terkait se-Indonesia.

Mengusung tema "Transforming Higher Education in Informatics in the Era of Artificial Intelligence: Advancing Impact-Driven Campuses and Research Downstreaming for Competitive Human Resources in Indonesia", MUNAS kali ini fokus menjawab tantangan transformasi kurikulum, relevansi lulusan, dan dampak nyata riset informatika bagi daya saing SDM Indonesia.

Ketua Umum APTIKOM, Achmad Benny Mutiara, menegaskan MUNAS VII menjadi momentum krusial menentukan masa depan pendidikan tinggi Informatika dan Komputer di Indonesia.

“Semoga MUNAS VII APTIKOM 2026 menghasilkan gagasan terbaik untuk membawa APTIKOM semakin inklusif, kolaboratif, relevan, dan berdampak bagi Indonesia,” harap Achmad, Jumat (9/10/2026).

Achmad mengingatkan visi APTIKOM pada 2026 menjadi asosiasi terkemuka bereputasi internasional yang memiliki jejaring global dan memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi informatika dan komputer.

Adapun misi APTIKOM meliputi pembinaan dan pengembangan kapasitas perguruan tinggi, khususnya prodi Informatika dan Komputer, peningkatan mutu pendidikan, penelitian dan pengembangan, membantu pemerintah dalam pengembangan standar penyelenggaraan pendidikan tinggi IT, serta merintis kerja sama strategis dengan pemerintah, industri, asosiasi, dan lembaga di dalam maupun luar negeri.

Kolaborasi

Kepala LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, Setyabudi Indartono, berharap MUNAS memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan. Ia berharap kebersamaan yang terjalin dalam MUNAS ini dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama yang semakin kuat. 

“Selamat atas terselenggaranya MUNAS VII APTIKOM. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, menghasilkan keputusan strategis, serta memperkuat sinergi untuk memajukan pendidikan tinggi informatika di Indonesia,” ujarnya.

Sementara Kepala Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan DIY, Sayuri Egaravanda, menekankan agar pengembangan AI tetap berpijak pada nilai kemanusiaan. Daya saing masa depan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menguasai teknologi, tetapi juga oleh kecakapan memberi arah terhadap penggunaannya. 

“Karena itu, kampus perlu bergerak dari pusat produksi pengetahuan menjadi pusat penciptaan dampak,” tegasnya.

Rektor UAJY, G Sri Nurhartanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pengurus Pusat APTIKOM kepada UAJY sebagai tuan rumah MUNAS VII. Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan forum ini untuk berdiskusi, bertukar ilmu, dan membangun jejaring riset yang berdampak.

MUNAS VII APTIKOM 2026 dijadwalkan menghasilkan kepengurusan baru serta rekomendasi kebijakan strategis terkait transformasi kurikulum berbasis AI, hilirisasi riset informatika, dan penguatan kampus berdampak.