Komunikasi Orang Tua dengan Daycare Dukung Tumbuh Kembang Anak

29 Oktober, 2026 17:59 WIB

Penulis:Setyono

Editor:Ida Gautama

27102026-Tumbuh Kembang Anak.jpg
Founder sekaligus Kepala PAUD TPA Athahira, Pri Hastuti, menyampaikan materi parenting dalam Seminar Kesehatan Anak yang diselenggarakan PAUD TPA Athahira bersama Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia (RS UII), Minggu (25/10/2026), di RS UII, Pandak, Bantul. (EDUWARA/Dok. Pribadi)

Eduwara.com, JOGJA - Keterbukaan komunikasi antara orang tua dengan pengelola daycare menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Melalui komunikasi yang baik, orang tua dan pendidik dapat saling bertukar informasi mengenai kebiasaan, kondisi kesehatan, perkembangan perilaku, hingga kebutuhan khusus anak agar pendampingan dapat dilakukan secara konsisten.

Hal tersebut menjadi semakin penting bagi keluarga yang mempercayakan pengasuhan anak kepada daycare dengan layanan sehari penuh (full-day). Kolaborasi antara orang tua dan pendidik diperlukan agar kebutuhan anak tetap terpantau, baik selama berada di lingkungan pengasuhan maupun ketika kembali ke rumah.

Pentingnya komunikasi tersebut menjadi salah satu pokok bahasan dalam Seminar Kesehatan Anak yang diselenggarakan PAUD TPA Athahira bersama Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia (RS UII), Minggu (25/10/2026), di RS UII, Pandak, Bantul.

Dalam kegiatan tersebut, Founder sekaligus Kepala PAUD TPA Athahira, Pri Hastuti, menyampaikan materi parenting bertajuk “Keterbukaan Komunikasi Orang Tua dan Sekolah: Kunci Keberhasilan Pengawalan Tumbuh Kembang Anak di Daycare”. 

Seminar ini merupakan bagian dari upaya memperkuat layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif melalui peningkatan pengetahuan orang tua, guru, dan masyarakat mengenai kesehatan serta tumbuh kembang anak. Materi yang disampaikan dirancang untuk membantu orang tua dan pendidik mengenali persoalan kesehatan anak sekaligus membangun komunikasi yang efektif antara keluarga dan lembaga pengasuhan.

Pri Hastuti menjelaskan, PAUD Holistik Integratif merupakan pendekatan layanan anak usia dini yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga mencakup aspek kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, dan tumbuh kembang anak.

Menurutnya, peningkatan pengetahuan guru dan orang tua menjadi langkah penting untuk memastikan anak memperoleh pendampingan yang tepat, baik di lingkungan keluarga maupun di daycare. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat melibatkan tokoh masyarakat dan kader posyandu di wilayah sekitar sehingga pemahaman mengenai kesehatan anak semakin luas.

“Anak sehat, tumbuh optimal, masa depan gemilang menjadi pesan utama yang diangkat dalam kegiatan tersebut. Melalui edukasi yang tepat, orang tua dan pendidik diharapkan semakin siap mengenali tanda-tanda gangguan kesehatan pada anak serta memahami langkah penanganan yang diperlukan,” kata Pri Hastuti dalam rilis yang diterima Selasa (27/10/2026).

Prioritas Pembangunan

Wakil Ketua DPRD Bantul, Agung Laksmono, mengapresiasi kegiatan yang mendorong perhatian bersama terhadap kesehatan dan pendidikan anak. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan sinergi berbagai pemangku kepentingan agar tujuan pembangunan dapat tercapai secara optimal.

Agung menjelaskan, transformasi sumber daya manusia, khususnya melalui sektor pendidikan dan kesehatan, menjadi salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Bantul. Selain itu, transformasi tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien juga menjadi perhatian dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Agung menambahkan, upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia perlu didukung keterlibatan berbagai pihak, mulai dari lembaga pendidikan, fasilitas kesehatan, keluarga, hingga masyarakat. Dengan demikian, kegiatan edukasi seperti seminar kesehatan anak dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung pembangunan daerah.

PAUD TPA Athahira merupakan lembaga layanan pengasuhan anak sehari penuh yang telah memiliki izin operasional dan terakreditasi. Melalui seminar dan edukasi parenting, lembaga ini berupaya meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat kemitraan dengan keluarga dan berbagai pemangku kepentingan.

Penyelenggaraan seminar kesehatan anak tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan edukasi sesaat, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan, pengasuhan, dan tumbuh kembang anak.

Kolaborasi antara lembaga PAUD, fasilitas kesehatan, orang tua, dan pemerintah daerah menjadi fondasi penting dalam mendukung terwujudnya generasi yang sehat, tumbuh optimal, dan siap menghadapi masa depan.