UKDW Berbagi Praktik Baik Layanan Kemahasiswaan

03 Februari, 2026 06:18 WIB

Penulis:Setyono

Editor:Ida Gautama

02022026-UKDW kunjungan univ ciputra.jpg
Pimpinan dan pengelola layanan kemahasiswaan UKDW sedang berdiskusi dengan delegasi pengelola layanan mahasiswa UC Surabaya, di Ruang D.1.1 Kampus UKDW, Kamis (29/1/2026). Kegiatan studi banding UC Surabaya ke UKDW tersebut diharapkan menjadi langkah awal kerja sama berkelanjutan dalam menghadirkan layanan kemahasiswaan yang inklusif, humanis, dan berorientasi pada pengembangan mahasiswa secara utuh. (EDUWARA/Dok. UKDW)

Eduwara.com, YOGYA – Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) terus memperkuat komitmen terhadap pendidikan inklusif melalui Unit Layanan Disabilitas (ULD), yang berperan sebagai pusat koordinasi layanan bagi mahasiswa disabilitas. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas, kemandirian mahasiswa, serta membangun jejaring dengan berbagai pihak guna menciptakan lingkungan belajar yang ramah bagi semua.

Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Informasi, dan Inovasi (WR 3) UKDW, Parmonangan Manurung, ketika menerima kunjungan studi banding dari Universitas Ciputra (UC) Surabaya, di Ruang D.1.1 Kampus UKDW, Kamis (29/1/2026).

Didampingi pimpinan dan pengelola layanan kemahasiswaan UKDW, Parmonangan juga memaparkan berbagai layanan kemahasiswaan yang dikembangkan melalui Biro 3. Layanan tersebut mencakup dukungan kesejahteraan mahasiswa melalui beasiswa, asuransi, serta pendampingan administrasi akademik, pengembangan minat dan bakat mahasiswa, hingga fasilitasi kegiatan kemahasiswaan dan prestasi kemahasiswaan.

“UKDW juga mengelola layanan pengembangan karier dan jejaring alumni melalui berbagai program seperti career talk, campus hiring, job fair, tracer study, serta penyediaan informasi peluang kerja dan magang bagi mahasiswa dan lulusan,” paparnya.

Sedangkan dalam bidang pendampingan mahasiswa, lanjut Parmonangan, UKDW menaruh perhatian khusus pada kesehatan mental melalui Lembaga Pelayanan Kerohanian, Konseling, dan Pengembangan Spiritualitas (LPKKSK) UKDW. 

“Empat divisi utama di dalamnya berperan menghadirkan layanan konseling harian, konseling kelompok, support group, counseling day, serta program psikoedukasi bagi dosen dan tenaga kependidikan,” katanya.

Dalam suasana diskusi yang hangat dan terbuka, Parmonangan menyampaikan apresiasi atas kunjungan UC Surabaya serta menegaskan bahwa kegiatan studi banding ini menjadi wadah pembelajaran dua arah.

“Terima kasih atas kunjungan dan kepercayaan Universitas Ciputra kepada UKDW. Kami juga ingin belajar dari Ciputra. Bukan berarti kami lebih baik, tetapi melalui pertemuan ini kita bisa saling belajar agar masing-masing institusi dapat berkembang, maju, dan semakin optimal dalam melayani mahasiswa, hingga pada akhirnya dapat berkontribusi bagi bangsa,” ungkapnya.

Praktik Baik

Parmonangan juga menegaskan bahwa kunjungan UC Surabaya menjadi momen perjumpaan antarperguruan tinggi untuk saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan layanan kemahasiswaan.

Kunjungan studi banding ini dihadiri oleh delegasi pengelola layanan mahasiswa UC Surabaya, yaitu Stefany Livia Prajogo (Head of Student Welfare), Kevin Willian (Wellbeing & Counseling Officer), I Gusti Bagus Yosia W (Student Development Section Head), Yeni (Student Organization Section Head), Sherem Reggyna Herawan (Scholarship Officer), serta Ganang Argo Enggartyasto  (Student Activities Development Officer).

Stefani Livia selaku perwakilan UC Surabaya, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting, terlebih setelah adanya pelantikan rektorat baru dan pembaruan struktur organisasi di UC Surabaya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan dari UKDW. Dengan struktur organisasi yang baru, kami ingin banyak belajar, khususnya terkait sistem pelayanan mahasiswa. Harapannya, melalui studi banding ini, kami dapat saling belajar untuk meningkatkan kualitas layanan kepada mahasiswa,” tuturnya.

Delegasi pengelola layanan mahasiswa UC Surabaya disambut oleh pimpinan dan pengelola layanan kemahasiswaan UKDW. Selain Parmonangan Manurung, dihadiri pula Mujiono (Kepala Biro Kemahasiswaan, Alumni, dan Pengembangan Karier-Biro 3), Nani Minarni (Ketua LPKKSK), Jonathan Herdioko (Koordinator Program Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa-P2KMM), Adimas Kristiadi (Koordinator Program Pengembangan Potensi Diri Mahasiswa-P3DM), serta Stefani Natalia Sabatini (Kepala ULD), bersama staf Biro 3.

Melalui kegiatan studi banding ini, UKDW dan UC Surabaya memperkuat semangat kolaborasi antarkampus. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal kerja sama berkelanjutan dalam menghadirkan layanan kemahasiswaan yang inklusif, humanis, dan berorientasi pada pengembangan mahasiswa secara utuh.