logo

EduBocil

BRI Konsisten Terapkan Prinsip Keuangan Berkelanjutan

BRI Konsisten Terapkan Prinsip Keuangan Berkelanjutan
BRI Tingkatkan Pembiayaan Berkelanjutan dan Inklusif (BRI )
Redaksi Daerah, EduBocil20 April, 2026 22:11 WIB

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) semakin memperkuat penerapan konsep sustainable finance dalam seluruh lini bisnis dan operasionalnya. Langkah ini mencerminkan komitmen jangka panjang BRI dalam menciptakan pertumbuhan yang seimbang antara kinerja finansial serta kontribusi terhadap aspek sosial dan lingkungan.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2026 yang digelar pada Jumat, 10 April 2026, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan BRI secara konsisten telah menjalankan berbagai inisiatif keuangan berkelanjutan yang terstruktur dan terukur, termasuk pemenuhan kewajiban sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017. 

“Perseroan juga telah mempublikasikan Laporan Keberlanjutan Tahun 2025 melalui situs resmi Perseroan dan Bursa Efek Indonesia (BEI), serta menyusun Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) untuk periode jangka panjang 2026–2030 dan jangka pendek sebagai panduan implementasi ke depan,” ujarnya.

BACA JUGA: KWT Sleman Ini Buka Peluang Ekonomi Lewat Lidah Buaya Berkat BRI

Akhmad menjelaskan bahwa integrasi aspek keberlanjutan merupakan bagian penting dalam memastikan pertumbuhan bisnis yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Perseroan secara konsisten mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap aspek bisnis dan operasional. Hal ini tidak hanya untuk memenuhi ketentuan regulator, tetapi juga sebagai upaya menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” imbuh Akhmad.

Dalam implementasinya, BRI mencatat berbagai capaian signifikan dalam mendorong keuangan berkelanjutan. Hingga tahun 2025, Perseroan telah menyalurkan pembiayaan ke Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) sebesar Rp93,2 triliun atau sekitar 6,94% dari total portofolio pembiayaan. Selain itu, pembiayaan ke Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) mencapai Rp718,7 triliun atau sekitar 53,5% dari total pembiayaan Perseroan.

Sebagai bagian dari upaya memperluas dampak sosial, BRI juga telah menerbitkan Social Bond senilai Rp5 triliun, yang diarahkan untuk mendukung pembiayaan sektor-sektor yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Perseroan juga telah melaksanakan analisis Climate Risk Stress Testing (CRST) sesuai dengan panduan OJK sebagai bagian dari penguatan manajemen risiko terkait perubahan iklim.

Di sisi lain, BRI terus memperkuat inklusi dan literasi keuangan melalui berbagai inisiatif. Hingga akhir tahun 2025, Perseroan telah menjangkau lebih dari 140,5 juta nasabah, didukung oleh 45,93 juta pengguna super app BRImo, 1.193.835 Agen BRILink, serta program pemberdayaan melalui 5.245 Desa BRILiaN.

Penguatan implementasi keberlanjutan juga dilakukan melalui adopsi standar pelaporan internasional, yaitu IFRS Sustainability Disclosure Standards (IFRS S1 dan S2), serta penguatan tata kelola perusahaan yang tercermin dalam pencapaian peringkat ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) dan Corporate Governance Perception Index (CGPI).

Atas komitmen dan implementasi tersebut, BRI turut memperoleh berbagai pengakuan di tingkat global. Perseroan meraih peringkat A dari MSCI ESG Rating, kategori Low Risk dari Sustainalytics, serta mencatatkan skor S&P Global Corporate Sustainability Assessment (CSA) pada persentil ke-92. Capaian ini menjadikan BRI sebagai satu-satunya perusahaan di Indonesia yang masuk dalam S&P Global Sustainability Yearbook selama empat tahun berturut-turut.

“Ke depan, BRI akan terus memperkuat peran sebagai lembaga keuangan yang tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Akhmad.

Tulisan ini telah tayang di kabarsiger.com oleh Redaksi pada 20 Apr 2026  

Read Next