logo

Art

Pelatihan Penulisan dan Pasar Buku FSY 2023, Hidupkan Kasusastraan pada Generasi Muda

Pelatihan Penulisan dan Pasar Buku FSY 2023, Hidupkan Kasusastraan pada Generasi Muda
Salah satu kegiatan yang digelar untuk mewarnai Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2023. (EDUWARA/Dok. Disbud Kota Yogyakarta)
Setyono, Art24 Oktober, 2023 23:43 WIB

Eduwara.com, JOGJA – Masih dalam rangkaian kegiatan Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2023, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta menyelenggarakan Pelatihan Penulisan dan Pasar Buku. Berlangsung awal September 2023 sampai 28 Oktober 2023, FSY 2023 berupaya menghidupkan Kasusastraan di kalangan generasi muda Kota Yogyakarta.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, Selasa (24/10/203) mengatakan Pelatihan Penulisan bertema "Tiba Bersua" berlangsung pada Minggu (22/10/2023).

"Sedangkan hari ini, digelar Pasar Buku yang digelar di halaman Balai Bahasa Yogyakarta. Buku yang dipajang adalah karya sastra tentang Kota Yogyakarta," ucap Yetti.

Dari pelatihan penulisan, kemudian dilanjut dengan fotografi. Diharapkan peserta mampu mencoba melintasi jejak-jejak sejarah, menjelajahi warisan budaya yang menjadi bagian integral dari Kota Yogyakarta dan menangkapnya melalui narasi sastra dan fotografi yang indah.

Tema “Tiba Bersua” diangkat karena mengandung makna tentang manusia, selalu tiba di suatu tempat dalam suatu waktu, 'bersua' dengan berbagai cerita di sekitarnya.

"Melalui penulisan dan fotografi kita mencoba memahami, merasakan, dan menangkap momen-momen di Kotabaru yang mencerminkan jiwa dan karakter Kota Yogyakarta," jelasnya.

Peserta juga diharapkan membuat sebuah karya sastra tentang Kota Yogyakarta melalui kegiatan rutin tahunan FSY yang bisa dibagikan ke khalayak luas dan menjadi inspirasi. Workshop ini menghadirkan narasumber yakni Wisnu Nugroho atau akrab disapa Mas Inu. Sebagai infomasi Wisnu Nugroho adalah Pemimpin Redaksi Kompas.com. 

Sedangkan ajang Pasar Buku sastra turut diisi berbagai acara seperti diskusi, workshop, dan panggung pertunjukan, yang melibatkan penulis dan berbagai komunitas di Yogyakarta. Acara ini dimulai dengan Kirab dan Jamasan Buku serta penyebaran udhik-udhik koin buku gratis.

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Dwi Hana Cahya Sumpena mengatakan ajang ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kreativitas para anak muda di Yogyakarta. 

"Tujuan digelarnya acara ini untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda pada sastra. Saya meyakini, kreativitas di bidang sastra ini memiliki banyak manfaat," paparnya.

Acara ini menghadirkan narasumber seperti Inun (Bawa Buku), Ariel Anwar (Kebun Buku), Bagus Panuntun (Warung Sastra), dan Alan Ramadhani (Theotraphi).

Read Next