
Bagikan:

Bagikan:
Eduwara.com, JOGJA - Panitia perayaan Hari Raya Iduladha 1447 H Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) memutuskan tidak lagi menggunakan wadah atau bungkus plastik dalam pembagian daging kurban. Penggunaan wadah berbahan alami diambil sebagai bentuk gerakan nyata dalam mengurangi sampah plastik.
“Mulai tahun ini, dalam pembagian daging kurban, kami beralih menggunakan wadah tradisional berupa besek bambu dan daun jati. Selain ramah lingkungan, kebijakan ini didasari atas kesadaran kesehatan,” kata Rektor UMBY, Agus Slamet, pada rilis Jumat (29/5/2026).
Pelaksanaan pemotongan hewan kurban enam sapi yang berasal dari 42 shohibul kurban dilakukan di berbagai rumah potong hewan (RPH) profesional di Bantul. Proses penyembelihan dipantau langsung Rektor Agus Slamet dan perwakilan Yayasan Wangsamanggala, Teguh Wahyudi.
Sapi-sapi kurban tersebut berasal dari pengurus yayasan, dosen, hingga tenaga kependidikan (tendik) yang dipilih berurutan berdasarkan masa pengabdian mereka di UMBY. Dari enam ekor sapi tersebut, panitia berhasil menghimpun lebih dari 725 paket daging kurban.
Paket-paket tersebut kemudian didistribusikan kepada seluruh civitas akademika serta masyarakat yang berada di sekitar Kampus 1, Kampus 2, maupun Kampus 3 UMBY.
“Ibadah kurban rutin ini merupakan pengejawantahan dari slogan UMBY, yakni Angudi Mulyaning Bangsa, yang berarti berusaha membuat bangsa menjadi mulia melalui kegiatan berbagi,” kata Agus.
Kualitas Diri
Agus juga berpesan bahwa sejatinya ibadah kurban adalah sarana meningkatkan ketakwaan, kepedulian sosial, dan kualitas diri. UMBY, sebagai institusi pendidikan, ingin mengambil peran dalam perubahan sosial tersebut, baik melalui distribusi daging maupun dengan memfasilitasi civitas akademika untuk menjadi shohibul kurban.
Dalam momen kebersamaan, Agus juga mengajak seluruh civitas akademika untuk merefleksikan kembali nilai ketakwaan dan keikhlasan yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS ketika diuji oleh Allah SWT untuk mengorbankan putra tercintanya, Nabi Ismail AS. Keduanya menunjukkan keikhlasan.
“Nilai keikhlasan dan keteguhan iman itulah yang harus diteladani oleh seluruh civitas akademika dalam menjalankan tugas dan pengabdian sehari-hari,” ucapnya.
Rangkaian peringatan Iduladha di UMBY telah dimulai sejak pelaksanaan salat Iduladha bersama yang digelar di halaman Kampus 1 UMBY, Rabu (27/5/2026) atau 10 Dzulhijjah. Puncaknya, pada Jumat (29/05/2026), seluruh civitas akademika UMBY berkumpul untuk menggelar doa bersama dilanjutkan dengan makan siang bersama demi memupuk rasa persaudaraan.
Momentum Iduladha kali ini juga menjadi perekat kebersamaan dan gerakan sosial bagi seluruh civitas akademika UMBY.