logo

Kampus

3.725 Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Jalankan Program KKN

3.725 Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Jalankan Program KKN
Salah satu kelompok mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga menunjukkan papan nama daerah yang menjadi salah satu tujuan KKN Angkatan 120, Selasa (7/7/2026). Pada semester ini, UIN Sunan Kalijaga menerjunkan 3.725 mahasiswa untuk mengikuti program KKN, yang akan dilaksanakan selama 45 hari ke depan. (EDUWARA/Dok. UIN Sunan Kalijaga)
Setyono, Kampus07 Juli, 2026 19:32 WIB

Eduwara.com, JOGJA - Selama 45 hari ke depan, 3.725 mahasiswa Universitas Islan Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dikirim ke 20 daerah, 37 desa, dan empat negara di Asia dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pemberangkatan peserta KKN Angkatan 120 berlangsung di halaman Gedung Pusat Administrasi Umum (PAU) UIN Sunan Kalijaga, Selasa (7/7/2026).

Mengangkat tema ‘Pengabdian Nyata, Inovasi Berkelanjutan’, program KKN mahasiswa UIN Sunan Kalijaga diminta mengimplementasikan ilmu, belajar memahami masyarakat, mengenali persoalan di lapangan, serta membangun solusi bersama.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sunan Kalijaga, Abdul Qoyum, menjelaskan bahwa KKN Angkatan 120 membuka ruang belajar dan pengabdian yang semakin luas.

“Sebanyak 1.972 mahasiswa yang tergabung dalam 91 kelompok melaksanakan KKN di 20 kabupaten di luar Yogyakarta. Adapun 1.634 mahasiswa lainnya yang terbagi dalam 158 kelompok menjalankan pengabdian di 27 desa di Yogyakarta,” katanya.

Selain tersebar di berbagai daerah di Indonesia, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga juga menjalankan pengabdian di Malaysia, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan, sebagai bagian dari upaya universitas memperluas pengalaman lintas budaya sekaligus memperkuat jejaring pengabdian pada tingkat global.

Sebaran tersebut menghadirkan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami beragam karakter masyarakat, mengenali potensi lokal, serta belajar merespons persoalan pembangunan sesuai konteks setiap daerah.

Agenda SDGs

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Noorhaidi Hasan, mengajak mahasiswa menghadirkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan masyarakat sekaligus menumbuhkan berbagai gagasan yang mampu memberikan manfaat secara berkesinambungan.

Semangat keberlanjutan yang diusung dalam KKN Sunan Kalijaga sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs) yang menjadi salah satu pijakan pengembangan UIN Sunan Kalijaga melalui Pusat SDGs. Berbagai isu seperti pengentasan kemiskinan, penghapusan kelaparan, pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, energi bersih, kesetaraan, hingga keadilan sosial merupakan tantangan bersama yang memerlukan kontribusi nyata dari perguruan tinggi.

"Karena itu, pahami nilai-nilai SDGs dan terjemahkan dalam berbagai program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Jadikan KKN sebagai ruang belajar sekaligus ruang untuk menghadirkan aksi nyata,” katanya.

Noorhaidi mengingatkan seluruh peserta KKN UIN Sunan Kalijaga agar senantiasa menjaga nama baik almamater dengan menjunjung tinggi moralitas, integritas, dan etika di tengah masyarakat. Setiap sikap, ucapan, dan karya yang ditunjukkan selama KKN menjadi cerminan nilai-nilai UIN Sunan Kalijaga sekaligus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdampak, dan bereputasi global.

"KKN bukan sekadar Anda datang ke desa, tetapi kesempatan untuk mengenal Indonesia. Jangan menjadi beban bagi masyarakat, tetapi kenali kehidupan mereka dan ikut membangun masyarakat sesuai dengan aset yang mereka miliki," pungkasnya.

Read Next