
Bagikan:

Bagikan:
JOGJA, Eduwara.com - Para guru Bimbingan Konseling (BK) di SMA/MA memiliki peran penting dalam proses pematangan niat siswa untuk melanjutkan berkuliah. Saat ini, keberadaan Perguruan Tinggi Swasta (PTS), memiliki peluang besar meraih kesuksesan anak.
Pandangan ini disampaikan Pengawas Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) SMA/MA Sleman, Nur Farida Wijayanti, pada acara syawalan yang diselenggarakan Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY), Rabu (1/4/2026).
Nur Farida dalam arahannya menekankan bahwa kesuksesan siswa tidak hanya ditentukan oleh pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Menurutnya, saat ini Perguruan Tinggi Swasta (PTS) juga memiliki peluang dan potensi besar yang perlu dimanfaatkan secara optimal.
Pesan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi guru BK dalam membimbing siswa-siswi agar mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan meraih kesuksesan.
“Pemilihan jurusan bagi siswa juga menjadi hal penting, baik yang didasari oleh andil pilihan orang tua maupun yang lahir dari keinginan siswa itu sendiri. Membangun cinta budaya untuk peningkatan kualitas akan bermuara pada kemajuan pendidikan di Indonesia,” papar Nur Farida, dikutip Kamis (2/4/2026).
Ketua MGBK SMA/MA Sleman, Eko Yulianto, menyampaikan harapan agar momentum Idul Fitri menjadi ajang untuk saling memaafkan serta mempererat tali silaturahmi antar sesama guru BK. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan meningkatkan sinergi dalam memberikan layanan terbaik kepada peserta didik.
“Semoga nantinya (MGBK) semakin solid dan kerja sama sinergi dalam penerimaan mahasiswa baru semakin intens dan meningkat,” harapnya.
Kolaborasi dan Kebersamaan
Mengusung tema “Semangat Idul Fitri Membangun Sinergi dan Harmoni”, agenda ini dihadiri oleh 70 guru BK dan dilangsungkan di Auditorium Kampus 3 UMBY. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi antar guru BK SMA/MA se-Kabupaten Sleman, sekaligus membangun sinergi dan harmoni dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Kepala Biro Kerja Sama, Humas dan Keprotokolan UMBY, Widarta, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai wadah memperkuat kolaborasi dan kebersamMGBK SMAaan di lingkungan MGBK.
“Efek dari berbagai kebijakan diharapkan mampu tetap hadir untuk membawa pendidikan yang lebih baik, salah satunya melalui kesempatan berkuliah di UMBY,” ujarnya.
Widarta berharap diharapkan terjalin hubungan yang semakin solid antar anggota MGBK serta lahirnya semangat baru dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada masa depan peserta didik.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah oleh Bayu Satriyo, yang memberikan pencerahan terkait makna Idul Fitri sebagai momentum untuk memperbaiki diri, mempererat ukhuwah, serta meningkatkan keikhlasan dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.