logo

Kampus

Seminar Kajian Seni Rekam Lintas Disiplin Angkat Isu Kreativitas di Tengah Pandemi

Seminar Kajian Seni Rekam Lintas Disiplin Angkat Isu Kreativitas di Tengah Pandemi
Panitia seminar virtual FSMR 2021, ISI Yogyakarta, dibelakang tampilan layar kegiatan seminar, Rabu (3/11) memberikan penjelasan kepada wartawan. (Eduwara/Setyono)
Setyono, Kampus04 November, 2021 06:45 WIB

Eduwara.com, JOGJA – Fakultas Seni Media Rekam (FSMR) Institut Seni Indonesia Yogyakarta menggelar seminar virtual yang fokus pada pengkajian dan penelitian seni rekam lewat berbagai disiplin ilmu. 

Sebanyak 25 pemakalah menyampaikan sudut pandang materinya pada 3—4 November 2021. 

Dalam rilis yang diterima Eduwara.com, Ketua panitia 'Seminar Virtual FSMR 2021' Zulisih Maryani, menjelaskan kegiatan ini merupakan program tahunan yang digagas fakultas. Penyelenggaraan kalil ini merupakan tahun yang kedua. 

"Tahun ini seminar virtual mengusung tema Kreativitas Seni dan Media Tanpa Batas di Tengah Pandemi Covid 19. Seminar akademik ini menjadi sarana pertukaran wawasan dan ilmu pengetahuan baik di kalangan akademisi maupun masyarakat umum," jelasnya, Rabu (03/11/2021). 

Zulisih mengatakan forum ini menjadi wadah aspirasi dan ruang diskusi akademik yang luas sebagai upaya pengembangan ilmu pengetahuan dan perluasan wawasan terutama terkait bidang seni dan media. 

Dari 25 makalah yang disampaikan, 16 artikel berasal dari akademisi luar ISI Yogyakarta dan sembilan artikel dari akademisi ISI Yogyakarta. 

"Dua pembicara kunci dalam seminar ini yaitu Wening Udasmoro dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada dengan makalah Menegosiasi Ruang Virtual: Kreativitas Seni di Masa Pandemi," lanjutnya. 

Kemudian, pembicara kunci kedua adalah Kurniawan Adi Saputro dari Fakultas Seni Media Rekam, ISI Yogyakarta yang mempresentasikan makalah Suatu Strategi untuk Penelitian Fotografi.

Penanggung jawab seminar Edial Rusli mengatakan seminar secara daring atau virtual dengan memanfaatkan teknologi informasi ini merupakan upaya menyediakan sarana bagi pertukaran wawasan dan sarana perbincangan tentang perkembangan ilmu pengetahuan.

"Harapannya, para akademisi dapat memanfaatkan ruang virtual dalam seminar ini untuk mempresentasikan makalah dan berdiskusi mengenai perkembangan ilmu pengetahuan di bidang seni dan media kepada mahasiswa dan masyarakat umum," jelasnya. 

Read Next