logo

Gagasan

SMA Negeri 1 Jogja Teladan Berbudaya Jawa

28 Oktober, 2021 10:57 WIB
Guru Bahasa Jawa SMA Negeri 1 Jogja
SMA Negeri 1 Jogja Teladan Berbudaya Jawa
Guru Bahasa Jawa SMAN 1 Jogja, Triwik Damarjati (kiri), bersama siswa SMAN 1 Jogja bertekat jadi teladan berbudaya Jawa.

Eduwara.com, JOGJA – Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Nomor 66 Tahun 2013 memuat aturan Pendidikan Berbasis Budaya. Pendidikan karakter berbasis budaya, artinya pendidikan untuk mencegah peserta didik tercerabut dari akar dan konteks lingkungan budaya masyarakatnya. Selain itu pendidikan memiliki andil dalam pelestarian dan pengembangan kebudayaan.

Selaras dengan peraturan itu, visi-misi SMA Negeri 1 Jogja, bertekat mewujudkan sekolah yang mampu menghasilkan keluaran yang berakar budaya bangsa, berwawasan kebangsaan, dan bercakrawala global. Untuk itu peserta didik dibimbing mencapai aktualisasi aktif melakukan kegiatan pengamalan nilai-nilai luhur budaya khas Yogyakarta dengan penuh kesadaran diri.

Siswa juga dibimbingberpartisipasi aktif dan berprestasi dalam kegiatan kebudayaan. Banya siswa SMAN 1 Jogja mendapatkan berbagai penghargaan kejuaraan lomba budaya tataran lokal maupun nasional. Seperti lomba bahasa dan sastra Jawa, di antaranya lomba sesorah, geguritan, macapat, alih aksara jawa, alih manuscript, sengkalan beraksara jawa, tingkat Kota Jogja maupun tingkat Provinsi DIY. Pada 2021 ini SMAN 1 Jogja mengumpulkan piala terbanyak.

Sedangkan tataran nasional siswa SMAN 1 Jogja juara I Lomba Penelitian Ilmiah Remaja Tingkat Nasional tentang Menggali Nilai-nilai Kehidupan di Balik Serat Kalatidha Karya Raden Ngabehi Ranggawarsita. Juara menulis naskah sandiwara radio pelajar tingkat Nasional tahun 2021. 

Berdaya Cipta

Pada tataran berdaya cipta dalam pelestarian dan pengembangan budaya khas Jogja, SMAN 1 Jogja juga mengejawantahkan hal itu dalam berbagai bentuk. Sekolah ini berkreasi menciptakan lingkungan sekolah yang memiliki arsitektur, ornamen, maupun hiasan, bernuansa budaya Jawa. Sebagai contoh adanya artefak lukisan ikon Jogja, tulisan beraksara jawa sengkalan tahun berdirinya sekolah, slogan, maupun karya sastra berbahasa jawa.

SMAN 1 Jogja juga memiliki ekstrakurikuler karawitan. Sekolah pernah mementaskan wayang kulit padat berdurasi tiga jam. Dalang dalam pentas wayang itu siswa SMAN 1. Sedangkan guru dan karyawan menjadi pengrawit. Pergelaran itu dalam rangka peringatan hari ulang tahun SMAN 1 Jogja.

Siswa juga diberi bimbingan pengayaan pelatihan menyongsong lomba cerdas cermat (LCC) Bahasa Jawa sehingga tiga kali pelaksanaan LCC Tingkat SMA se-DIY mendapatkan tiga kali juara I. Penerapan nilai-nilai luhur budaya dalam pembiasaan sehari-hari dilaksanakan di lingkungan sekolah, seperti asta ngapurancang, nduding ngangge jempol, didukani nungkul, aruh-aruh, amit sewu, maturnuwun, nyuwun pangapunten ,sumangga, sendika dan sebagainya

Semboyan pelajaran Bahasa Jawa di SMA Negeri I Yogyakarta adalah ninthingi, natagi, nandangi, netes, nengsemake, nentremake sasamine.

Penulis adalah Guru Bahasa Jawa SMAN 1 Jogja, Triwik Damarjati, Kamis 28 Oktober 2021.

Editor: Riyanta

Read Next