Bagikan:
Bagikan:
Eduwara.com, JOGJA – Menyambut Hari Kehutanan Dunia yang akan jatuh pada 20 Maret, 50 mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Biologi, Teknik Industri, Arsitektur, dan Manajemen di Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) mengadakan kegiatan penjelajahan, pengenalan, dan penanaman anggrek di Hutan Turgo, Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM).
Berlangsung pada Sabtu (15/3/2025), tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian hutan sebagai sumber keanekaragaman hayati dan paru-paru dunia.
Perwakilan TNGM, Widiastuti, menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan alam. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan mahasiswa UAJY ini sesungguhnya menanamkan nilai-nilai konservasi. Pihaknya berharap para mahasiswa menjadi garda terdepan yang memperjuangkan kelestarian hutan.
“Di TNGM ada berbagai jenis anggrek endemik serta teknik penanamannya. Usai menjelajahi hutan, kita nanti akan praktik menanam bibit anggrek di area yang ditentukan,” kata Widiastuti dilansir Rabu (19/3/2025).
Ketua Pelaksana Kegiatan Penjelajahan, Katrin, mengatakan kegiatan yang dilakukan mahasiswa UAJY ini merupakan agenda rutin untuk membangun kecintaan mahasiswa terhadap alam.
“Kami ingin generasi muda merasakan langsung keindahan hutan, memahami fungsinya sebagai penyimpan plasma nutfah dan penghasil oksigen, lalu tergerak untuk menjaganya,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari dosen Fakultas Teknobiologi UAJY, Kianto Atmodjo. Ia mengatakan kegiatan yang dilakukan mahasiswa UAJY ini selaras dengan semangat Ensiklik Laudato Si’ Paus Fransiskus yang mengajak manusia merawat bumi.
“Ini bentuk nyata pendidikan lingkungan, terutama menyambut Hari Kehutanan Dunia pada 20 Maret, yaitu kurangi deforestasi, jaga hutan sebagai paru-paru dunia dan sumber kehidupan,” tegas Kianto yang juga tergabung dalam Tim Sadar Lingkungan UAJY.
Aktivitas nyata ini, menurut Kianto, sebagai bentuk edukasi lingkungan, mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor 15 tentang Ekosistem Daratan.