
Bagikan:

Bagikan:
JOGJA, Eduwara.com - Dua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) ‘Veteran’ Yogyakarta, resmi mengumumkan jumlah mahasiswa baru yang diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) 2026. Total sebanyak 4.038 mahasiswa dinyatakan lolos melalui jalur tersebut.
UGM menerima 2.836 mahasiswa baru dari total 29.456 peminat. Sementara itu, UPN ‘Veteran’ Yogyakarta menerima 1.202 mahasiswa dari 14.291 pendaftar yang tersebar di 22 program studi. Hasil seleksi SNBP telah diumumkan pada Selasa (31/3/2026).
Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Wening Udasmoro, menyampaikan bahwa tingginya jumlah peminat menempatkan UGM sebagai salah satu PTN favorit dengan tingkat persaingan yang ketat.
Wening menjelaskan, pada kelompok Saintek, Program Studi Kedokteran menjadi yang paling kompetitif dengan rasio keketatan mencapai 1:37. Sementara di kelompok Soshum, Program Studi Akuntansi mencatat rasio 1:25.
“Tingkat persaingan di dua prodi ini menunjukkan tingginya minat calon mahasiswa terhadap program studi unggulan sekaligus ketatnya persaingan untuk dapat diterima,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Bagi peserta yang belum lolos melalui SNBP, UGM masih menyediakan berbagai jalur seleksi lain. Secara keseluruhan, UGM menyiapkan kuota 9.403 mahasiswa baru untuk program Sarjana dan Sarjana Terapan pada tahun 2026, yang terbagi dalam SNBP (30 persen), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) sebesar 30 persen, dan Seleksi Mandiri sebesar 40 persen.
Rumpun Teknik
Sementara itu, Wakil Rektor Informasi UPN ‘Veteran’ Yogyakarta Bidang Akademik dan Sistem, Machya Astuti Dewi, memaparkan bahwa tingginya jumlah pendaftar mencerminkan besarnya minat calon mahasiswa terhadap kampus tersebut.
“Dengan 14.291 peminat dan 1.202 yang diterima, rata-rata satu kursi di jalur SNBP diperebutkan oleh hampir 12 pendaftar,” jelasnya.
Machya menambahkan, peminat tersebar di berbagai program studi, baik di rumpun Teknik maupun Sosial dan Bisnis. Program Studi Teknik Pertambangan menjadi yang paling ketat dengan 52 mahasiswa diterima dari 1.407 pendaftar. Disusul Teknik Lingkungan (1:24,80), Teknik Metalurgi (1:19,64), Teknik Perminyakan (1:19,47), dan Teknik Industri (1:17,77).
Di rumpun Sosial dan Bisnis, persaingan juga cukup tinggi. Ilmu Administrasi Bisnis mencatat rasio 1:14,87, Ilmu Komunikasi 1:12,41, Akuntansi 1:9,37, dan Manajemen 1:7,76. Meski demikian, Program Studi Manajemen menjadi yang menerima mahasiswa terbanyak, yakni 142 orang, dari total 1.102 pendaftar.
“Angka-angka ini menunjukkan bahwa rumpun Teknik masih menjadi salah satu tujuan paling ramai dalam peta pilihan calon mahasiswa di UPN Veteran Yogyakarta,” pungkasnya.
Secara nasional, panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru mencatat jumlah peserta SNBP 2026 mencapai 806.242 siswa, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Para peserta tersebut bersaing memperebutkan 189.017 kursi yang tersedia di 146 perguruan tinggi negeri, termasuk PTN akademik, vokasi, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).