UMY Alokasikan Beasiswa Rp 34 Miliar, Hanya 113 Mahasiswa Lolos Seleksi

02 November, 2026 21:30 WIB

Penulis:Setyono

Editor:Ida Gautama

02112026-UMY Beasiswa.jpg
Wakil Rektor Bidang Pengembangan, Kemahasiswaan, dan Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) UMY, Muhammad Faris Al-Fadhat, ketika memaparkan tentang skema beasiswa bagi mahasiswa UMY yang bersumber dari dana internal maupun eksternal pada 2026. (EDUWARA/Dok. UMY)

Eduwara.com, JOGJA - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengalokasikan dana sebesar Rp 34 miliar untuk program beasiswa pada 2026. Namun, ketatnya persaingan membuat tidak semua calon mahasiswa dapat memperoleh bantuan pendidikan tersebut. Dari 2.841 pendaftar jalur beasiswa, hanya 113 orang yang dinyatakan diterima.

Direktur Direktorat Komunikasi Publik UMY, Ratih Herningtyas, mengatakan alokasi dana beasiswa tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus dalam memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.

Dukungan pembiayaan pendidikan tersebut diharapkan terus meningkat sehingga semakin banyak calon mahasiswa mendapatkan kesempatan melanjutkan studi melalui jalur beasiswa.

"Untuk yang mendaftar melalui beasiswa, totalnya adalah 2.841 pendaftar. Yang diterima 113 orang," kata Ratih, Senin (2/11/2026).

Berdasarkan data tersebut, tingkat penerimaan calon mahasiswa melalui jalur beasiswa hanya sekitar 4 persen. Persaingan paling ketat terlihat pada jalur Beasiswa Hafiz. Dari 1.235 pendaftar, hanya 12 orang yang dinyatakan diterima. Beasiswa Dokter mencatat 231 pendaftar dengan lima mahasiswa diterima.

Pada jalur Beasiswa Kader Unggulan Muhammadiyah, tercatat 315 pendaftar dengan 28 mahasiswa diterima. Adapun Beasiswa Talenta Atlet, Seni, dan Sains menerima lima mahasiswa dari 129 pendaftar.

Beasiswa Tapak Suci menerima empat mahasiswa dari 33 pendaftar, sedangkan Beasiswa Sepak bola menerima empat mahasiswa dari 35 pendaftar. Sementara itu, melalui jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, terdapat 850 pendaftar dengan 54 mahasiswa dinyatakan diterima.

Selain memaparkan seleksi beasiswa, Ratih juga menyampaikan perkembangan penerimaan mahasiswa baru UMY tahun 2026. Secara keseluruhan, jumlah pendaftar dari seluruh jenjang pendidikan mencapai 20.425 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.188 orang diterima dan melakukan registrasi.

“Khusus jenjang sarjana (S1), diploma tiga (D3), dan sarjana terapan (D4), jumlah pendaftar mencapai 18.040 orang. Sebanyak 5.590 orang di antaranya diterima dan melakukan registrasi,” paparnya.

Kontribusi 

Wakil Rektor Bidang Pengembangan, Kemahasiswaan, dan Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) UMY, Muhammad Faris Al-Fadhat, mengatakan UMY menyediakan 40 skema beasiswa yang bersumber dari dana internal maupun eksternal pada 2026.

Penyediaan berbagai skema tersebut merupakan upaya kampus memperluas kesempatan mengakses pendidikan tinggi, khususnya bagi calon mahasiswa yang menghadapi keterbatasan ekonomi. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi UMY dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Faris mengakui perluasan akses pendidikan tinggi masih menjadi tantangan di Indonesia. Karena itu, UMY terus berupaya memperbesar dukungan beasiswa melalui kolaborasi dengan berbagai mitra.

"Beasiswa akan kami siapkan lebih banyak lagi dengan mitra-mitra UMY agar mahasiswa ke depan, anak-anak muda yang tidak bisa kuliah ini, bisa akses pendidikan," katanya.

Faris menegaskan, peran perguruan tinggi tidak hanya memberikan pendidikan akademik, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa serta menumbuhkan kepedulian dan kontribusi nyata kepada masyarakat.

"Keberlanjutan bagi UMY tidak hanya sekadar mempersiapkan masa depan mahasiswa, tetapi juga bagaimana mahasiswa itu punya kontribusi kepada masyarakat," katanya.

Faris berharap keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda untuk meraih pendidikan tinggi.

"Jangan pernah berhenti bermimpi hanya karena keterbatasan ekonomi. Semua orang punya hak yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi," pungkasnya.