Ini Firsta Yufi, Mahasiswi UB yang Jadi Raki Jatim

01 Desember, 2021 07:31 WIB

Penulis:Fathul Muin

Editor:Bunga NurSY

IMG-20211130-WA0036.jpg
—Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya (UB) Firsta Yufi Amarta Putri berhasil terpilih menjadi Raki Jawa Timur 2021. (UB)

Eduwara.com, MALANG—Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya (UB) Firsta Yufi Amarta Putri berhasil terpilih menjadi Raki Jawa Timur 2021.

"Saya terpilih sejak 26 Oktober lalu dan sejak saat itu sudah beberapa kali mendampingi Ibu Gubernur di berbagai acara," ucapnya, Selasa (30/11/2021).

Firsta Yufi Amarta Putri tidak percaya saat dirinya diumumkan terpilih sebagai Raki Jawa Timur karena selama ini ada mitos bahwa perwakilan Banyuwangi susah terpilih sebagai Raki Jatim.

"Memang selama ini perwakilan Banyuwangi susah menang. Mentok kalau Raki hanya terpilih wakil tidak pernah juara. Jadi saat awal diumumkan itu saya bingung. Ini benar atau tidak," katanya.

Setelah mendapat penjelasan dari bahwa benar dirinya terpilih, perasaannya luar biasa sebab ini amanah baru dan tanggung jawab baru untuk bisa melayani Jawa Timur.

Sejak terpilih itulah  perjalanan tugas sudah dilalui Fia sebagai Raki Jatim. Kampanye kampanye tentang pemulihan wisata Jatim tentu menjadi prioritas. Beberapa daerah seperti Surabaya, Tuban hingga Bangkalan sudah dia datangi untuk membantu program Pemprov Jatim dalam pemulihan ekonomi dalam bidang wisata.

Sejak 26 Oktober 2021 lalu, dia pun sudah aktif mengkampanyekan #dijatimaja. Kampanye #dijatimaja menurut perempuan yang akrab disapa Fia ini memang menjadi tema utama Raka-Raki Jatim periode 2021—2022 ini.

 "Kedepannya Raka Raki Jatim memang menggaungkan hastag #dijatimaja untuk fokus membantu pemerintah agar ekonomi bangkit dalam sektor pariwisata," ungkap mahasiswa Psikologi UB Angkatan 2019 ini.

Untuk menggaungkan kampanye #dijatimaja tersebut, Fia menjelaskan. pihaknya akan berkolaborasi dengan Dinas terkait, UMKM hingga swasta dengan tujuan membantu perekonomian pelaku wisata. "Kami akan memantapkan program ini sejak awal tahun 2022," sambungnya.

Tak hanya #dijatimaja, Raka-Raki Jatim juga fokus membantu Pemprov Jatim mengkampanyekan konsep Wellness Tourism, konsep wisata yang berfokus pada kebugaran dan kesehatan para pelancong.

 "Pemprov juga menggaungkan wellness tourism. Kami terus perkenalkan potensi pariwisata ini sebab pandemi Covid-19 membuat wellness tourism sangat diperlukan," tuturnya.