Mahasiswa UNY Bantu Penguatan Manajerial UMKM di Carian

17 Maret, 2026 00:59 WIB

Penulis:Setyono

Editor:Ida Gautama

16032025-UNY KKN bantu manajerial.jpg
Sebanyak 10 mahasiswa UNY dari berbagai program studi menginisiasi program pemberdayaan masyarakat dengan penguatan manajerial UMKM di Dusun Carian, Tamanmartani, Kalasan, Sleman. Berlangsung dari Februari sampai Maret 2026, program yang merupakan bagian dari Pembelajaran Luar Kampus (PLK) ini, mengonversi kegiatan pengabdian menjadi mata kuliah pengganti KKN. (EDUWARA/Dok. UNY)

Eduwara.com, JOGJA - Sepuluh mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menginisiasi program pemberdayaan masyarakat dengan penguatan manajerial Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sleman. Berlangsung dari Februari sampai Maret 2026, tim ini menjalankan pengabdian di Dusun Carian, Desa Tamanmartani, Kecamatan Kalasan.

Program yang merupakan bagian dari Pembelajaran Luar Kampus (PLK) ini melibatkan mahasiswa lintas program studi, yakni Manajemen, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), dan Arsitektur. Kegiatan tersebut didampingi oleh dosen pembimbing lapangan, Agung Hastomo.

Humas UNY Mengabdi Dusun Carian 2026, Sinta Febriyanti Wijaya, mengatakan program ini diikuti oleh sepuluh mahasiswa yang ingin mengonversi kegiatan pengabdian menjadi mata kuliah pengganti Kuliah Kerja Nyata (KKN).

“Program ini kami ikuti karena bisa mengonversi KKN dengan mata kuliah, sehingga pada semester tujuh nanti kami lebih leluasa jika ingin mengambil magang atau praktik kerja lapangan,” kata Sinta, Senin (16/3/2026).

Kelompok ini terdiri dari empat mahasiswa Manajemen, dua mahasiswa PGSD, dan empat mahasiswa Arsitektur. Mereka menjalankan sejumlah program pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.

Sinta menambahkan, mahasiswa dari program studi Manajemen fokus pada pendampingan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pendampingan meliputi pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, PIRT, pembuatan lokasi usaha di Google Maps, hingga penguatan branding usaha.

“Sejauh ini sudah ada lima UMKM yang kami dampingi. Ada yang sudah dibuatkan NIB, ada juga yang dibantu membuat Google Maps, dan dalam waktu dekat akan dilakukan proses pengurusan sertifikasi halal,” katanya.

Kreatif

Mahasiswa PGSD menggelar program kreatif untuk anak-anak, seperti pelatihan ecoprint menggunakan daun di atas totebag serta sosialisasi pengelolaan sampah menjadi produk sederhana seperti gantungan kunci dan tempat pensil.

Mahasiswa Arsitektur menjalankan beberapa program berbasis penataan ruang, seperti pembuatan peta dusun, papan penunjuk arah (signage), desain rumah sehat ramah lingkungan, hingga perencanaan ruang terbuka hijau (RTH).

“Program arsitektur ini sebagian besar berupa rancangan yang nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat, seperti peta dusun yang dapat dipasang di pos ronda atau rumah dukuh,” jelasnya.

Selain program individu, kelompok mahasiswa ini juga menjalankan dua program utama bersama, yakni pembuatan tempat sampah khusus botol plastik di setiap RT serta sosialisasi pembuatan eco-enzyme dari limbah dapur yang menyasar anggota Kelompok Wanita Tani (KWT).

Menurut mahasiswa manajemen ini, pemilihan Dusun Carian sebagai lokasi pengabdian berawal dari survei ke sejumlah desa sebelum akhirnya mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah Desa dan Dukuh setempat.

“Kami sempat survei ke enam Desa, tetapi Dusun Carian yang paling terbuka menerima kami. Dukuhnya juga sangat mendukung dan masyarakatnya ramah, sehingga kami merasa cocok menjalankan program di sini,” ucapnya.

Dusun Carian, lanjut Sinta, diketahui terakhir kali menerima kegiatan KKN pada 2008, sehingga kehadiran mahasiswa diharapkan dapat membawa gagasan baru sekaligus berkolaborasi dengan masyarakat setempat.

Kelompok UNY Mengabdi Dusun Carian 2026 ini terdiri dari Bagas Kabul Riyanto (Ketua), Benedikta Gloria Anjaswari, Alifatul Barirah, Yuni Puji Nugrahini, Nabila Kholidiya, Astri Roikhanah, Sinta Febriyanti Wijaya, Nasywan Syehka Aryo Putra, Andi Radit Saputra, dan Dicky Afriyansyah.