Perguruan Tinggi Berperan Penting Dalam Penguatan Moderasi Beragama

07 Februari, 2022 10:24 WIB

Penulis:Bunga NurSY

Editor:Bunga NurSY

1644101188.jpg
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi saat bersilaturahim dengan civitas akademi Universitas Islam Negeri (UIN) KH. Achmad Siddiq (KHAS) di Jember, Jawa Timur, pada Sabtu (5/2/2022). (Kemenag)

Eduwara.com, JEMBER—Para civitas akademika perguruan tinggi dinilai memilik peranan penting dalam upaya penguatan moderasi beragama.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi saat bersilaturahim dengan civitas akademi Universitas Islam Negeri (UIN) KH. Achmad Siddiq (KHAS) di Jember, Jawa Timur, pada Sabtu (5/2/2022).

"Peran aktif civitas Perguruan Tinggi Keagamaan dituntut untuk membumikan moderasi beragama di tengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya seperti dikutip dari situs resmi Kemenag, Minggu (6/2/2022).

Dia melanjutkan, selain menjadi program prioritas Kementerian Agama, moderasi beragama harus dapat dipahami secara benar serta diimplementasikan. "Jangan sampai terjadi pendangkalan pemahaman akan arti moderasi beragama yang sesungguhnya." 

Oleh karena itu, UIN KHAS Jember, harap Wamenag, harus mampu menjawab serta menjadi penggerak implementasi moderasi beragama yang tidak hanya di masyarakat Jember melainkan di Indonesia yang setiap wilayahnya memiliki kekhasan tersendiri. 

Ia menambahkan, banyak negara lain yang ingin belajar soal kerukunan umat beragama dengan Indonesia. Di mata negara lain, Indonesia telah mampu merajut persatuan dan kesatuan meski memiliki ragam suku, budaya, bahasa dan agama dan kehidupan umat bergama di Indonesia berjalan dengan harmonis. 

Sebelumnya, Rektor UIN KHAS Jember Prof. Babun Suharto meanyampaikan terimakasih atas dukungan transformasi IAIN Jember menjadi UIN KH. Achmad Siddiq. UIN KHAS akhirnya menjadi salah satu dari enam IAIN yang disetujui Presiden untuk bertransformasi. 

“Peran serta semua pihak yang membantu baik Bapak Menteri Agama, Wakil Menteri Agama serta Kementerian Agama mengawal proses transformasi atau alih status, dan kami juga mendapatkan penghargaan sebagai Perguruan Tinggi yang melaksanakan BLU oleh Kementerian Keuangan,” tandasnya.