Kampus
22 April, 2026 22:54 WIB
Penulis:Setyono
Editor:Ida Gautama

Eduwara.com, JOGJA - Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma (USD) menyelenggarakan konferensi internasional ‘The 4th International Conference on Theology, Religion, Culture, and Humanities’ secara daring pada Selasa-Rabu (21-22/4/2026).
Mengusung tema besar ‘The Quest of Being Human in Our Times’, konferensi ini menjadi ruang akademik lintas disiplin untuk merefleksikan makna kemanusiaan dalam konteks perubahan sosial, budaya, dan teknologi.
Ketua Panitia, Dominikus Sukristiono, menerangkan bahwa konferensi ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta dari berbagai negara, antara lain Indonesia, Aljazair, China/Rumania, Belanda, Italia, Filipina, Thailand, dan Afrika Selatan.
“Para peserta terdiri dari akademisi, peneliti, mahasiswa, dan pemerhati isu-isu kemanusiaan turut berkontribusi melalui presentasi makalah yang memperkaya dinamika diskusi,” kata Dominikus dalam keterangan Rabu (22/4/2026).
Dominikus menegaskan konferensi ini menjadi wadah penting untuk dialog ilmiah yang mendalam dan bermakna.
“Konferensi internasional ini berupaya menyediakan ruang akademik untuk debat yang reflektif dan dialog yang bermakna, khususnya pada pengalaman Asia-Indonesia, sekaligus tetap terbuka pada perspektif global. Kita diajak untuk memahami kemanusiaan secara lebih utuh melalui keterlibatan lintas budaya dan disiplin,” paparnya.
Tiga Pembicara Utama
Konferensi ini menghadirkan tiga pembicara utama dengan topik-topik yang relevan dengan tantangan zaman. Pertama, M Joko Lelono dari USD yang membawakan materi berjudul ‘Negotiating Truth in a Hyperreal World: Interreligious Relations in the Digital Age’. Isu ini mengangkat dinamika relasi antaragama di tengah dunia digital yang sarat konstruksi realitas.
Sementara itu, Rev Dr Mark Joseph Zammit dari University of Malta membahas ‘Digital Horizons: Theology and the Church in a Technological Era’, yang mengulas bagaimana teologi dan Gereja merespons perkembangan teknologi.
Pembicara ketiga, George Gasser dari University of Augsburg, menyampaikan refleksi filosofis dalam topik ‘Embodied Existence and the Vision of Mind-Uploading’, yang menyoroti relasi antara tubuh manusia dan perkembangan teknologi transhumanisme.
Selain sesi pleno, konferensi ini juga menghadirkan berbagai sesi paralel yang mengelompokkan presentasi peserta berdasarkan tema-tema tertentu. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara daring melalui platform Zoom, memungkinkan interaksi lintas negara yang dinamis dan inklusif.
Dengan terselenggaranya konferensi ini, Fakultas Teologi USD kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan dialog akademik yang terbuka, kontekstual, dan relevan bagi tantangan kemanusiaan global saat ini.
Bagikan