logo

Kampus

Kesehatan Mental Guru, Aspek Penting dalam Pembelajaran

Kesehatan Mental Guru, Aspek Penting dalam Pembelajaran
Sebanyak 850 guru se-Pacitan, Jawa Timur, mengikuti pelatihan bertajuk 'Peningkatan Kapasitas Guru TK: Mindfulness Menuju Guru PAUD Berkualitas, Anak PAUD Hebat, Masa Depan Cemerlang', di GOR Kabupaten Pacitan, pertengahan Desember 2025. Pelatihan yang diinisiasi Prodi BK FKIP UMBY ini menghadirkan pemateri, Kepala Prodi BK UMBY, Eka Aryani, dan Nur Sholehah Dian Saputri. (EDUWARA/Dok. UMBY)
Setyono, Kampus09 Januari, 2026 00:59 WIB

Eduwara.com, JOGJA - Selain dituntut professional dalam bekerja, para guru diharapkan tetap menjaga kesehatan mental. Ini karena kesehatan mental menjadi aspek penting dalam menghadirkan suasana pembelajaran positif di kelas.

Hal ini mengemuka saat digelarnya pelatihan bagi 850 guru se-Pacitan, Jawa Timur bertajuk 'Peningkatan Kapasitas Guru TK: Mindfulness Menuju Guru PAUD Berkualitas, Anak PAUD Hebat, Masa Depan Cemerlang'.

Berlangsung pada pertengahan Desember 2025, pelatihan ini diinisiasi Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mercu Buana Yogyakarta (BK FKIP UMBY).

"Diselenggarakan di GOR Kabupaten Pacitan, pelatihan ini sebagai respons atas kebutuhan penguatan kesehatan mental pendidik," kata Kepala Program Studi BK UMBY, Eka Aryani pada Kamis (8/1/2026).

Eka, yang juga tampil sebagai pemateri, mengatakan pelatihan ini menjadi langkah awal bagi guru-guru di Pacitan untuk mengintegrasikan mindfulness dalam rutinitas mengajar, menciptakan ruang belajar yang lebih hangat, tenang, dan suportif. 

Guru yang mindful diyakini akan mampu melahirkan generasi PAUD yang lebih percaya diri, kreatif, dan siap menghadapi masa depan yang cemerlang.

Meningkatkan Fokus

Pemateri lain, Nur Sholehah Dian Saputri, mengajak para guru mempraktikkan teknik mindfulness seperti mindful breathing, grounding, serta relaksasi sederhana yang dapat diterapkan langsung dalam aktivitas mengajar. 

Mindfulness merupakan keterampilan penting bagi guru PAUD untuk membantu pengelolaan emosi, meningkatkan fokus, dan menciptakan interaksi hangat dengan anak,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, mengapresiasi langkah BK UMBY. Menurutnya, pada era modern, guru tidak hanya dituntut profesional dalam mengajar, tetapi juga dari kualitas kesehatan mental. 

“Guru yang tenang dan kuat secara mental akan mampu menciptakan suasana belajar yang positif bagi anak-anak. Kami harap pelatihan ini menjadikan guru-guru di Pacitan lebih profesional dan sehat mentalnya,” tegasnya.

Ketua PGTKI-PGRI Pacitan, Ani Rahayu, menilai materi mindfulness sangat relevan dengan kondisi guru PAUD saat ini yang menghadapi beragam tantangan di kelas. 

“Materinya benar-benar sesuai kebutuhan kami. Cara penyampaian pemateri dari BK UMBY juga sangat menyenangkan, jelas, dan membuat peserta tetap antusias sepanjang acara,” ungkap Ani selaku ketua PGTKI-PGRI Pacitan

Sebagai program studi yang telah terakreditasi UNGGUL, BK UMBY terus memperluas kontribusinya melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang berdampak nyata. 

Pelatihan ini membuktikan komitmen BK UMBY dalam mendukung dunia pendidikan, terutama dalam penguatan karakter, kesejahteraan psikologis, dan kompetensi guru PAUD..

Read Next