logo

Kampus

LSP UMY Terbitkan 15 Skema Baru Sertifikasi Kompetensi

LSP UMY Terbitkan 15 Skema Baru Sertifikasi Kompetensi
Kepala Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (LSP UMY), Filosa Gita Sukmono, meluncurkan 15 skema baru sertifikasi kompetensi yang siap diujikan. Program sertifikasi kompetensi bertujuan agar lulusan UMY memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi. (EDUWARA/Dok. UMY)
Setyono, Kampus20 September, 2023 04:54 WIB

Eduwara.com, JOGJA - Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (LSP UMY) membuka 15 skema baru sertifikasi kompetensi yang siap diujikan. Skema baru sertifikasi kompetensi tersebut diluncurkan pada Selasa (19/9/2023).

Kepala LSP UMY Filosa Gita Sukmono, menerangkan program sertifikasi kompetensi ini bertujuan agar lulusan UMY memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi.

"Ini menjadi hal penting bagi LSP UMY untuk meningkatkan kesadaran para asesor dan mahasiswa dari masing-masing program studi, bahwa LSP UMY telah memiliki 15 skema baru yang sudah aktif dan sudah bisa diujikan," katanya.

Dalam peluncuruan 15 skema baru sertifikasi komperensi tersebut, poin utama yang menjadi fokus dalam rangkaian kegiatan LSP UMY adalah, pertama, terkait alur proses aktifnya 15 skema baru yang panjang. Filosa mengatakan bahwa skema aktif prosesnya panjang yang melibatkan asesor. 

"Proses aktifnya 15 skema baru kita ini sangat panjang seperti jalan kenangan. Diawali dengan verifikasi skema dari setiap prodi dan pengumpulan berkas para asesor untuk memenuhi persyaratan skema baru," ujarnya. 

Filosa menambahkan bahwa mahasiswa penerima sertifikasi pertama 15 skema baru akan memiliki sertifikat dengan nomor urut pertama. 

"Nomor sertifikat kalian adalah menjadi nomor yang pertama, sehingga menjadi bagian sejarah perjalanan bertambahnya skema baru di LSP UMY," paparnya. 

Dukung Lulusan UMY

Filosa juga berharap agar LSP UMY bisa mencetak ribuan sertifikat kompetensi untuk kebutuhan mahasiswa dan masing-masing program studi (prodi) dalam mendukung lulusan UMY.

 "Setelah memiliki sertifikat kompetensi kalian mulai bisa menata karir karena kalian sudah memiliki dokumen pendukung untuk melangkah ke jenjang pekerjaan. Keluar dari UMY sudah gagah dengan sertifikat kompetensi," pungkasnya.

Ke-15 skema baru itu ditujukan ke beberapa prodi seperti prodi Agribisnis, Sistem Informasi, Manajemen, Hukum, Akuntansi, dan Teknik Elektromedik yang meliputi Network Administrator, Pengelolaan Informasi Operasional Produk dan Jasa Perbankan.

Selanjutnya, prodi Manajemen Produksi Agribisnis, Pengelolaan Operasional Produk dan Jasa Perbankan, Pengelolaan Strategi Bisnis, Manajemen Sumberdaya Manusia Agribisnis, Penerapan Bahasa Jepang untuk Assistant Manager Hotel, dan Penerapan Bahasa Inggris untuk Executive Administrative Assistant

Selain itu, ditujukan kepada prodi Analis Remunerasi, Analis Perjanjian Kerja dan Kelembagaan Hubungan Industrial, Analis Pencegahan dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, Teknisi Akuntansi Ahli, Teknisi Akuntansi Ahli Syariah, Pemeliharaan Alat Radiologi Teknologi Sederhana dan Menengah, serta Pemandu Ekowisata (Eco Guide).

Read Next