logo

Kampus

Mahasiswa FK UKDW Raih Juara I & Juara II Olimpiade Lupus Nasional 2023

Mahasiswa FK UKDW Raih Juara I & Juara II Olimpiade Lupus Nasional 2023
Dua dari lima tim yang dikirimkan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta ke Olimpiade Lupus Indonesia 2023 berhasil meraih predikat Juara I dan Juara II. Tim yang berhasil meraih Juara I beranggotakan Yehezkiel Wim Utomo dan Nathaniel Fadjarsugeng S. Sedangkan tim yang berhasil meraih Juara II beranggotakan Jennifer Isabel Roberth dan Regina Vika Maharani. (EDUWARA/Dok. UKDW)
Redaksi, Kampus19 Juni, 2023 21:19 WIB

Eduwara.com, JOGJA -- Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana (FK UKDW) Yogyakarta kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara I dan Juara II pada Olimpiade Lupus Indonesia yang diselenggarakan oleh Indonesian Rheumatology Association (IRA) sebagai salah satu rangkaian kegiatan World Lupus Day (WLD).

Kompetisi yang digelar secara daring ini ditujukan bagi mahasiswa Kedokteran dan mahasiswa Program Pendidikan Spesialis (PPDS), serta diikuti oleh 220 tim yang berasal dari 26 universitas di seluruh Indonesia. FK UKDW mengirimkan lima tim yang terdiri dari dua mahasiswa untuk mengikuti kompetisi tersebut. 

​Dari lima tim yang dikirimkan, dua tim mahasiswa FK UKDW berhasil meraih juara. Tim yang berhasil meraih Juara I beranggotakan Yehezkiel Wim Utomo dan Nathaniel Fadjarsugeng S. Sedangkan tim yang berhasil meraih Juara II beranggotakan Jennifer Isabel Roberth dan Regina Vika Maharani.

Yehezkiel Wim Utomo mengungkapkan rasa syukur atas prestasi tersebut, karena telah berhasil melalui tahapan-tahapan seperti penyisihan yang berlanjut tahap semifinal. Terlebih saat mencapai babak final yang terasa menegangkan, karena menggunakan sistem model kuis yang menggunakan aplikasi Kahoot. Di mana jika melakukan kesalahan, poin yang didapatkan akan tertinggal jauh dengan lawan lainnya. 

“Pengalaman ini membuat saya semakin bersemangat untuk terus belajar dan tidak menyerah mempelajari hal baru di dunia kedokteran. Walaupun jalannya terjal dan sulit, namun percayalah bahwa suatu saat nanti kita akan menjadi seorang dokter yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya. (*)

Read Next