logo

Vokasi

PEM Akamigas Kukuhkan 207 Wisudawan dan Wisudawati

PEM Akamigas Kukuhkan 207 Wisudawan dan Wisudawati
Para lulusan terbaik dalam Wisuda Program Sarjana Terapan ke-55 Tahun Akademik 2025/2026 menyempatkan diri berfoto bersama Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika dan Direktur PEM Akamigas, Erdila Indriani, di Grha Oktana PEM Akamigas, Jumat (17/7/2026 (EDUWARA/Dok. PEM Akamigas)
Setyono, Vokasi18 Juli, 2026 04:22 WIB

Eduwara.com, BLORA -- Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas, di bawah naungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), secara resmi mengukuhkan 207 wisudawan dan wisudawati dalam Sidang Terbuka Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana Terapan ke-55 Tahun Akademik 2025/2026. 

Acara khidmat ini berlangsung di Grha Oktana PEM Akamigas, Jumat (17/7/2026), dengan dihadiri oleh jajaran petinggi Kementerian ESDM, pemerintah daerah mitra, pimpinan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), serta para pelaku industri energi nasional dan multinasional. 

Wisuda ke-55 ini meluluskan para profesional muda dari lima program studi strategis, yang terdiri atas 28 lulusan Teknik Produksi Minyak dan Gas, 66 lulusan Teknik Pengolahan Minyak dan Gas, 36 lulusan Teknik Mesin Kilang, 37 lulusan Teknik Instrumentasi Kilang, serta 40 lulusan Logistik Minyak dan Gas. 

Berdasarkan sumber pembiayaannya, lulusan tahun ini terdiri dari 150 mahasiswa jalur mandiri, 3 penerima beasiswa internal Kementerian ESDM, dan 54 mahasiswa dari skema beasiswa kerja sama dengan berbagai pemerintah daerah serta industri, termasuk PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (37 orang) dan PT PetroChina International Jabung Ltd (4 orang). 

Menteri ESDM, yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika, dalam arahannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian PEM Akamigas. Melalui visi Asta Cita, ketahanan dan kedaulatan energi nasional menjadi prioritas mutlak. 

“Implementasi program strategis nasional seperti Mandatori Biodiesel B50, persiapan Program E20 berbasis bioetanol, serta percepatan Proyek Strategis Nasional Lapangan Abadi Masela membutuhkan pasokan talenta vokasi yang kompeten dan adaptif di lapangan,” kata Ahmad.

Oleh karena itu, lanjut Ahmad, kebijakan Kementerian ESDM diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya energi dalam negeri, meningkatkan nilai tambah melalui hilirisasi, memperkuat bauran energi nasional, memperluas akses energi yang berkeadilan, serta menjaga keberlanjutan lingkungan. 

Daya Saing Lulusan

Salah satu sorotan utama dalam wisuda kali ini adalah lonjakan signifikan daya saing lulusan PEM Akamigas di dunia kerja. Berdasarkan data tracer study dengan masa tunggu satu tahun, tingkat keterserapan industri terus meroket dalam empat tahun terakhir, yaitu dari 61 persen (lulusan 2022) naik ke 66 persen (lulusan 2023), melesat menjadi 80 persen (lulusan 2024), hingga mencapai rekor tertinggi 90 persen pada lulusan tahun 2025. 

Bahkan, persentase mahasiswa yang direkrut oleh korporasi besar sebelum resmi diwisuda (masa tunggu nol bulan) melonjak tajam menjadi 40 persen pada angkatan tahun 2026 ini, meningkat pesat dari tahun 2025 yang tercatat 27,1 persen. 

Para lulusan baru tahun 2026 ini tercatat telah langsung bergabung dengan berbagai industri nasional dan multinasional kelas dunia, seperti Pertamina Group, PT Pertamina Patra Niaga, PT Trans-Pacific Petrochemical Indonesia (TPPI), SLB Indonesia (Schlumberger), PT Linde Indonesia, PT NESR Indonesia, hingga PT Multi Karya Asia Pacific Raya.

Direktur PEM Akamigas, Erdila Indriani, dalam laporan resminya menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil nyata dari penguatan kurikulum pendidikan vokasi berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta program magang industri wajib selama enam bulan. 

Kepercayaan masif dari dunia industri ini membuktikan bahwa metode pembelajaran berbasis praktik, kurikulum adaptif yang match dengan kebutuhan riil industri, serta sinergi erat dengan regulator dan pemerintah daerah sukses melahirkan SDM siap kerja. 

“Kami mendidik mahasiswa tidak hanya unggul secara akademis, namun juga memiliki integritas dan karakter kuat untuk menjawab tantangan transisi energi global," papar Erdila. 

Pada wisuda ke-55 ini, sebanyak 85 lulusan berhasil meraih predikat Cum Laude (Dengan Pujian). Penghargaan tertinggi berupa predikat "Vyatra Wisudatama" dianugerahkan kepada Achmad Rendy Dwi Yulianto dari Program Studi Teknik Pengolahan Minyak dan Gas yang meraih IPK tertinggi 3,90 dan telah langsung diterima bekerja di PT Procter & Gamble Operations Indonesia. 

Selain Achmad Rendy, lulusan terbaik dari program studi lainnya yang juga langsung terserap di industri adalah Gilang Nurul Mutaqien (Teknik Mesin Kilang - IPK 3,60 di PT Multi Karya Asia Pacific Raya), Yardan Akbar Waliudin (Teknik Instrumentasi Kilang - IPK 3,75 di SLB Indonesia), Mohammad Dicky Sustiawan (Teknik Produksi Minyak dan Gas - IPK 3,78 di PT Arka Data Pratama), serta Fanya Aulia Revalina (Logistik Minyak dan Gas - IPK 3,71 di PT Perusahaan Gas Negara Tbk). 

Read Next