logo

Kampus

SBMPTMu 2024 Tawarkan Peluang Kuliah di 122 PTMA

SBMPTMu 2024 Tawarkan Peluang Kuliah di 122 PTMA
Alur Pendaftaran SBMPTMu 2024 (EDUWARA/Dok. PTMA)
Setyono, Kampus14 Juni, 2024 21:53 WIB

Eduwara.com, JOGJA - Dibagi dalam dua gelombang pendaftaran sejak Mei sampai Agustus nanti, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah (SBMPTMu) 2024 menawarkan peluang bagi yang tidak lolos seleksi perguruan tinggi negeri berkuliah di 122 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA).

“SBMPTMu merupakan seleksi bersama penerimaan mahasiswa baru di lingkungan PTMA yang diinisiasi Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah,” jelas panitia SBMPTMu, Dinasti Pudang Binoriang, Jumat (14/6/2024).

Ke-122 PTMA yang ditawarkan tersebar di seluruh Indonesia dan menawarkan lebih dari 500 program studi. Ini menjadi peluang emas bagi calon mahasiswa untuk bisa diterima di program studi yang diimpikan.

“Program seleksi ini menjadi alternatif yang menjanjikan untuk calon mahasiswa baru dalam menggapai cita-cita,” ungkap Dinasti, yang juga dosen Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Program Pembinaan

Terkait dengan mahasiswa baru, UMY melalui Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) memiliki komitmen membentuk serta mengawasi perkembangan karakter para mahasiswanya sejak tahun pertama perkuliahan.

Kepala Divisi Dakwah dan Pengembangan Al-Islam & Kemuhammadiyahan (AIK), Talqis, menyebutkan LPPI akan memberikan pendampingan secara intensif dan wajib untuk diikuti oleh setiap mahasiswa. Program pembinaan ini berfokus di bidang keagamaan dan karakter terpuji.

“Program pembinaan yang dimiliki LPPI banyak dilakukan di tahun pertama perkuliahan. Agar mahasiswa memiliki wawasan terkait agama dan budi pekerti yang komprehensif sejak awal,” terangnya.

LPPI memiliki empat program pembinaan lengkap, mulai dari dasar pemahaman hingga pengawasan intensif. Sejak masa orientasi, mahasiswa baru telah diikutkan program Orientasi Studi Dasar Islam (OSDI) sebagai pengenalan awal terhadap konsep Islam dan Kemuhammadiyahan. Talqis juga menyampaikan bahwa melalui OSDI, mahasiswa dapat memahami kewajiban seorang muslim dan mahasiswa secara umum.

Read Next