logo

Kampus

UPN Veteran Yogyakarta Siapkan Kuota 5.915 Mahasiswa Baru

UPN Veteran Yogyakarta Siapkan Kuota 5.915 Mahasiswa Baru
UPN “Veteran” Yogyakarta membuka kuota sebanyak 5.915 mahasiswa baru untuk TA 2026/2027. Daya tampung tersebut dialokasikan bagi calon mahasiswa Program D3 dan S1 pada 22 prodi yang tersebar di lima fakultas, yaitu FTME, FTI, FP, FEB dan FISIP. (EDUWARA/Dok. UPN Veteran Yogyakarta)
Setyono, Kampus27 Februari, 2026 23:59 WIB

Eduwara.com, JOGJA - Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta membuka kuota sebanyak 5.915 mahasiswa baru untuk Tahun Akademik (TA) 2026/2027. Daya tampung tersebut dialokasikan bagi calon mahasiswa Program Diploma (D3) dan Sarjana (S1) pada 22 program studi (Prodi) yang tersebar di lima fakultas.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN Yogyakarta, Machya Astuti Dewi, menjelaskan penetapan kuota tersebut telah melalui perhitungan matang, dengan mempertimbangkan daya tampung jurusan/program studi, rasio dosen dan mahasiswa, serta kesiapan sarana prasarana pembelajaran.

“Kami berkomitmen memberikan akses pendidikan tinggi yang berkualitas sekaligus memastikan mutu pembelajaran tetap terjaga. Penetapan kuota 5.915 mahasiswa ini sudah disesuaikan dengan kapasitas riil universitas,” kata Machya Astuti Dewi, Kamis (26/2/2026).

Dirincikan, untuk Fakultas Teknologi Mineral dan Energi (FTME) yang memiliki tujuh prodi menawarkan total daya tampung sebanyak 1.380. Kemudian, Fakultas Teknik Industri (FTI) dengan lima prodi (1.139), Fakultas Pertanian (FP) dengan tiga prodinya (810), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dengan tiga prodinya (1.524), dan terakhir Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) dengan empat prodi menawarkan (1.062).

Animo Pendaftar

Sekretaris Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2026, Purwiyanta, menjelaskan animo pendaftar UPN Yogyakarta menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar evaluasi penetapan kuota agar tetap proporsional tanpa mengurangi kualitas.

“Animo pendaftar terus meningkat setiap tahun. Oleh karena itu, kami melakukan evaluasi kuota secara cermat agar tetap proporsional dan berkualitas,” katanya.

Purwiyanta menegaskan proporsi kuota tersebut telah sesuai dengan kebijakan nasional. Dengan rincian, kuota mahasiswa baru yang diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sebesar 20 persen dari total daya tampung, jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sebesar 50 persen, dan jalur Seleksi Mandiri (SM) sebesar 30 persen.

Menurut Purwiyanta, komposisi tersebut memberikan ruang yang seimbang antara seleksi berbasis prestasi, tes nasional, serta mekanisme mandiri perguruan tinggi.

“Sebagai bagian dari penguatan mutu, UPN Yogyakarta terus meningkatkan fasilitas penunjang pembelajaran, mulai dari laboratorium terstandar, ruang kelas berbasis teknologi, hingga perluasan kerja sama industri dan internasional guna mendukung daya saing lulusan,” tutupnya.

Read Next