1.565 Mahasiswa Peraih IISMA Berangkat ke Luar Negeri

21 Juli, 2022 22:55 WIB

Penulis:Redaksi

Editor:Ida Gautama

21072022-Mendikbudristek ttg IISMA.jpg
Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim dalam Pelepasan peserta IISMA, Rabu (20/7/2022), secara daring. (EDUWARA/Kemendikbudristek)

Eduwara.com, JAKARTA – Sebanyak 1.565 mahasiswa Indonesia akan diberangkatkan ke 27 negara untuk mengikuti program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Dalam program ini, mahasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk menempuh studi dan mendapatkan pengalaman belajar di berbagai perguruan tinggi kelas dunia. Pelepasan peserta IISMA dilakukan oleh Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim, Rabu (20/7/2022) secara daring.

“Para awardee akan belajar budaya negara tujuan serta mengembangkan jejaring internasional mereka. Untuk Program IISMA Edisi Vokasi, para awardee juga akan mendapat kesempatan magang pada industri terkemuka di luar negeri,” tutur Nadiem seperti dilansir Eduwara.com, Kamis (21/7/2022) dari laman resmi Kemendikbudristek.

Mahasiswa yang diberangkatkan terdiri atas 1.155 mahasiswa dari 106 perguruan tinggi. Mereka akan belajar di 72 perguruan tinggi kelas dunia di 26 negara. Kemudian ada 409 mahasiswa dari 64 perguruan tinggi penyelenggaraan pendidikan vokasi yang akan belajar di 46 perguruan tinggi kelas dunia di 11 negara.

Setelah program IISMA sukses pada tahun 2021, sebagai salah satu program unggulan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Kemendikbudristek tahun ini membuka kesempatan lebih luas tidak hanya bagi mahasiswa jalur sarjana namun juga untuk mahasiswa jalur vokasi.

“Program IISMA Edisi Vokasi pertama kalinya hadir pada tahun 2022 untuk mendekatkan dunia pendidikan vokasi di Indonesia dengan dunia industri internasional. Industri akan kian mengglobal sehingga kemampuan berinteraksi internasional menjadi salah satu keterampilan utama,” papar Nadiem.

Nadiem mengungkapkan, program yang pembiayaannya ditanggung oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tersebut menempatkan mahasiswa pada ekosistem pendidikan berkelas dunia pada era globalisasi saat ini.

Selain memperoleh pengalaman studi dan magang di industri luar negeri, para penerima beasiswa juga akan belajar tentang budaya di negara tujuan. Kesempatan tersebut, menurut Nadiem, harus dimanfaatkan dengan baik untuk membangun jejaring internasional.

“Saya percaya program IISMA dan IISMA Edisi Vokasi ini akan mengubah hidup kalian. Belajarlah sebaik-baiknya, cari pengalaman yang sebanyak-banyaknya, kembangkan jejaring kalian dengan sesama mahasiswa dan pengajar di sana,” ujar dia.

Dalam kesempatan itu, Nadiem mengucapkan selamat berjuang bagi para awardee IISMA dan IISMA Edisi Vokasi. "Tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada LPDP dan semua pihak yang telah menyiapkan dan mendukung program ini,” tutup Nadiem. (*/K. Setia Widodo)