Mahasiswa THP UMBY Pelajari Sistem Pengolahan Industri Gula di Madukismo

21 Juli, 2026 22:04 WIB

Penulis:Setyono

Editor:Ida Gautama

21072026-UMBY kunjungan ke Madukismo.jpg
Sebanyak 41 mahasiswa Prodi THP Fakultas Agroindustri UMBY berkesempatan mengunjungi PT Madubaru (PG-PS Madukismo), pertengahan pekan lalu. Dalam kunjungan yang bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata terkait operasional industri pengolahan pangan berskala besar ini, para mahasiswa mendapatkan pembelajaran langsung mengenai sistem pengolahan hasil pertanian. (EDUWARA/Dok. UMBY)

Eduwara.com, JOGJA – Sebanyak 41 mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Agroindustri Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) mendapatkan pembelajaran langsung mengenai sistem pengolahan hasil pertanian saat berkunjung ke PT Madubaru (PG-PS Madukismo), pertengahan pekan lalu. Kunjungan ini bertujuan memberikan pengalaman nyata terkait operasional industri pengolahan pangan berskala besar.

Diterima langsung oleh Koordinator Pengembangan Aset PT Madu Baru (PG-PS Madukismo), Mahmud Safrudin, dalam kunjungan tersebut, Siti Tamaroh Cahyono Murti selaku Dosen Pembimbing, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi langsung dari Mata Kuliah Perencanaan Unit Pengolahan (PUP).

“Mahasiswa diajak melihat langsung perencanaan, tata letak (plant layout), hingga pengoperasian unit pengolahan hasil pertanian,” kata Tamaroh dalam keterangan tertulis, Selasa (21/7/2026).

Harapannya, melalui pengalaman langsung di lapangan mahasiswa memahami keterkaitan antara teori di kelas dengan implementasinya di lapangan sehingga mereka memiliki bekal yang mumpuni dalam merancang sistem pengolahan hasil pertanian pada masa mendatang dan dapat terus meningkatkan kompetensi praktis.

“Dengan memahami secara komprehensif mengenai tata letak fasilitas dan manajemen proses produksi, diharapkan Fakultas Agroindustri UMBY mampu mencetak lulusan yang siap menjawab kebutuhan dunia kerja dan industri Agroindustri di masa depan,” paparnya.

Rangkaian kegiatan diawali di Gedung Madu Candya. Mahmud Safrudin memaparkan sejarah perusahaan, proses bisnis, hingga peran krusial PT Madu Baru dalam menyokong industri gula nasional. 

Tantangan Industri

Mahmud juga mengajak mahasiswa untuk berdiskusi. Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, para mahasiswa antusias menggali informasi seputar pengendalian mutu, efisiensi peralatan, hingga inovasi perusahaan di tengah tantangan industri pangan modern.

"Kami sangat mengapresiasi antusiasme mahasiswa. Kegiatan ini menjadi sarana yang baik untuk memperkenalkan dunia industri kepada calon lulusan sesuai bidang ilmunya, sehingga mereka punya gambaran nyata soal proses produksi dan tantangan industri gula saat ini," katanya.

Usai pemaparan, mahasiswa diajak berkeliling kawasan luar pabrik menggunakan kereta wisata. Mereka mengamati langsung tata letak kawasan, penempatan unit proses, hingga jalur distribusi logistik pabrik. 

Eksplorasi berlanjut ke area produksi utama. Di tempat ini, mahasiswa membedah tahapan produksi gula secara runut, mulai dari penerimaan bahan baku tebu, penggilingan menjadi nira, pemurnian, penguapan, kristalisasi, hingga pemisahan kristal gula. Mereka juga mengobservasi standar keselamatan kerja dan pengendalian mutu yang diterapkan.

Salah satu mahasiswa, Galang Yosafat, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari observasi langsung ini.

"Kami tidak hanya melihat alatnya bekerja, tetapi juga memahami bagaimana setiap unit proses itu saling terintegrasi dalam satu sistem produksi. Ini sangat membantu kami memvisualisasikan materi Perencanaan Unit Pengolahan dari kampus," pungkasnya.