Peran Universitas di Pengawasan Kelestarian Lingkungan Sangat Dibutuhkan

26 Juli, 2023 22:27 WIB

Penulis:Setyono

Editor:Ida Gautama

26072023-UMY dampak lingkungan.jpg
Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Gunawan Budiyanto mengatakan bagi kampus yang menjalankan berbagai isu SDGs, pemeringkatan UI GreenMetric yang fokus pada upaya kampus bertanggung jawab terhadap lingkungan, sangat penting. Hal itu dikatakan Gunawan Budiyanto dalam lokakarya UI GreenMetric Perguruan Tinggi Islam yang diselenggarakan di UMY, Rabu (26/7/2023). (EDUWARA/Dok. UMY)

Eduwara.com, JOGJA – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) mengatakan peran berbagai universitas di Indonesia dalam pengawasan kelestarian lingkungan oleh industri sangat dibutuhkan. Melalui inovasi sosial, para akademika diminta mengajak perusahaan untuk mampu memberdayakan berbagai jenis pelaku di industrinya, terutama yang dikucilkan dari masyarakat.

Hal ini disampaikan Kabag Program, Evaluasi, Hukum dan Kerjasama Teknik Kemen KLHK, M Denny Silaban saat menjadi pembicara kunci dalam lokakarya UI GreenMetric Perguruan Tinggi Islam yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (26/7/2023).

"Dalam upaya pelestarian lingkungan, yang menjadi isu penting Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia, peran kampus ada di posisi pengawasan dan pengendalian di industri berperan pada lingkungan," kata Denny Silaban.

Lewat paparan berjudul 'Peran Pemerintah Dalam Mendorong Prakarsa Keberlanjutan Melalui Inovasi dan Kemitraan Masyarakat dengan Perguruan Tinggi', Denny mengatakan seharusnya industri bersama dengan pengawasan dari universitas memenuhi semua peraturan tentang pembuangan limbah.

Bertajuk 'Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER)', Kemen LHK mengatakan posisi paling tepat bagi perguruan tinggi dalam bekerja sama dengan industri adalah mendorong perusahaan taat terhadap peraturan lingkungan hidup.

"Kemudian melakukan perbaikan kinerja pengelolaan lingkungan hidup secara terus menerus melalui penerapan sistem manajemen lingkungan, efisiensi pemanfaatan sumberdaya, penurun dampak lingkungan dan perlindungan keanekaragaman hayati,” jelasnya.

Inovasi Sosial

Lalu, kampus juga mendorong industri  melakukan bisnis yang bertanggung jawab sosial dan beretika melalui pemberdayaan masyarakat lewat inovasi sosial.

“Inovasi sosial ini bertujuan menghasilkan transformasi dalam masyarakat melalui perubahan struktur menciptakan hubungan baru, memungkinkan masuknya aktor baru dalam dinamika sosial serta partisipasi banyak pelaku sehingga mampu memberdayakan berbagai lapisan masyarakat," tuturnya.

Rektor UMY, Gunawan Budiyanto mengatakan bagi kampus yang menjalankan berbagai isu SDGs, pemeringkatan UI GreenMetric yang fokus pada upaya kampus bertanggung jawab terhadap lingkungan, sangat penting.

"Jadi kampus tidak hanya fokus pada tamanisasi di lingkungan lalu ditinggalkan begitu saja. Pemeringkatan ini berhubungan dengan upaya kampus dalam menghasilkan program berkesinambungan dan penjagaan kualitas lingkungan," katanya.

Dari 200 kampus yang diperingkat, tahun ini UMY menempati posisi di angka 71 dan ini menjadi tantangan besar untuk terus berperan dalam upaya pelestarian lingkungan yang lebih luas.