Prestasi Putri Ariani Diyakini Jadi Pemantik Siswa SMM untuk Berprestasi

08 Juni, 2023 18:30 WIB

Penulis:Setyono

Editor:Ida Gautama

08062023-SMM Putri Ariani.png
Siswa SMKN 2 Kasihan Bantul, atau lebih dikenal sebagai SMM Yogyakarta, Putri Ariani berhasil mendapatkan Golden Buzzer di ajang America Got Talent. (EDUWARA/Dok. Pribadi)

Eduwara.com, JOGJA – Keberhasilan Putri Ariani mendapatkan Golden Buzzer di ajang America's Got Talent diyakini bakal menjadi pemantik bagi para siswa Sekolah Menengah Musik (SMM) Yogyakarta untuk lebih berprestasi.

Pihak sekolah saat ini tengah menyusun sebuah apresiasi bagi Putri jika dia kembali ke SMM usai menyelesaikan kompetisi di Amerika. Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) juga berjanji akan memberikan banyak ruang ekspresi bagi pelajar atau mahasiswa yang berprestasi.

Kepala Sekolah SMKN 2 Kasihan Bantul, atau lebih dikenal sebagai SMM Yogyakarta, Agus Suranto, Kamis (8/6/2023) menerangkan Putri adalah salah satu anak didiknya yang tengah menempuh pendidikan di Kelas XI B instrumen flute.

"Lima bulan sebelum berangkat ke Amerika Serikat, orang tuanya berkomunikasi dengan kami terkait dengan kewajiban Putri sebagai murid. Kami meminta Putri untuk menyelesaikan kewajibannya berupa tugas-tugas dahulu," jelas Agus.

Karena tidak ingin ketinggalan satu mata pelajaran selama berada di Amerika, Putri bersama dengan orang tuanya terus aktif berkomunikasi dengan pihak sekolah maupun langsung dengan gurunya.

Bahkan sebagai persiapan berangkat ke Amerika, Putri mendapatkan pelajaran khusus dari guru terkait dengan pendalaman penggunaan instrument babygrand piano dan menghafalkan 10 lagu yang diminta dibawakan oleh pengundang saat tampil.

Kepala Sekolah SMKN 2 Kasihan Bantul (SMM Yogyakarta) Agus Suranto. (EDUWARA/Dok. SMKN 2 Kasihan Bantul)

Dikenal berbakat dalam bermusik, karena orang tua Putri juga berprofesi sebagai pemusik. Menurut Agus, dari penilaian para guru maupun rekan-rekannya, Putri memiliki kelebihan khusus dibanding lainnya.

Pemantik Prestasi

Setelah keberangkatan ke Amerika, lanjut Agus, para guru meyakini Putri akan meraih prestasi yang membanggakan di sana. Hal ini didasarkan pada modal utama yang dimiliki Putri dalam bermusik sangat bagus.

"Ariani ini potensinya ke segala arah, menyanyi, menciptakan lagu, mengiringi, memainkan piano dan membuat aransemen," ujarnya.

Agus meyakini, prestasi yang saat ini diraih anak didiknya ini akan menjadi pemantik bagi murid-murid lainnya untuk berprestasi. Pihak sekolah sepenuhnya juga meyakini raihan ini menjadi pembelajaran penting jika setiap individu memiliki potensi dan para guru tidak boleh membangun potensi itu.

Agus juga nantinya bakal meminta Putri, saat kembali ke sekolah untuk tidak besar nama karena telah menjadi bintang. Putri harus tetap rendah hati dan menjadi siswa sebagaimana sebelumnya.

Prestasi yang diraih Putri Ariani ini juga dilirik Pemda DIY untuk memberikan apresiasi karena mampu mengharumkan nama daerah tempat menimbah ilmu. Kepala Dinas Pariwisata Singgih Raharjo mengatakan kehadiran Putri di America's Got Talenti dianggap sebagai satu promosi bagi Yogyakarta ke dunia. 

Pemda DIY berjanji memberikan ruang peningkatan prestasi maupun ruang apresiasi kepada talenta-talenta yang ada.

"Kami terus berkomitmen akan memberikan ruang-ruang bagi para seniman untuk bisa berkolaborasi dengan event maupun destinasi wisata. Bisa saja nanti ada event yang tematik ekonomi kreatif bisa musik kemudian seni pertunjukan dan sebagainya," ucapnya.