Psikologi UMBY Tularkan Ilmu Tata Kelola Jurnal Ilmiah ke Universitas Bosowa

17 September, 2026 20:42 WIB

Penulis:Setyono

Editor:Ida Gautama

17092026-UMBY tata kelola jurnal.jpg
Tim Unibos bersama pemateri dari UMBY berfoto bersama usai workshop ‘Peningkatan Kualitas Jurnal dan Strategi Akreditasi Sinta’, di Kampus UMBY, Jumat (11/9/2026). Workshop ini menjadi wujud nyata implementasi kerja sama antarkampus yang bertujuan memperkuat kapasitas peserta dalam memahami tata kelola jurnal ilmiah dan meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal, serta mempersiapkan jurnal menuju proses akreditasi nasional melalui Science and Technology Index (Sinta). (EDUWARA/Dok. UMBY)

Eduwara.com, JOGJA - Melalui Fakultas Psikologi, Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menjalin kerja sama dengan Universitas Bosowa (Unibos) Makassar dalam tata kelola, strategi, dan praktik baik pengelolaan jurnal ilmiah terakreditasi.

Workshop ‘Peningkatan Kualitas Jurnal dan Strategi Akreditasi Sinta’ yang dilaksanakan pada Jumat (11/9/2026) menjadi wujud nyata implementasi kerja sama antarkampus yang bertujuan memperkuat kapasitas peserta dalam memahami tata kelola jurnal ilmiah dan meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal. Workshop juga bertujuan untuk mempersiapkan jurnal menuju proses akreditasi nasional melalui Science and Technology Index (Sinta).

Sebagai narasumber utama dari UMBY hadir pengelola Insight Jurnal Ilmiah Psikologi UMBY (Sinta 2) yang juga merupakan dosen di Fakultas Psikologi, Sowanya Ardi Prahara. Workshop diikuti 14 pengelola jurnal dan dosen muda Unibos. 

Sowanya membedah secara mendalam rincian materi dan pembaruan aturan akreditasi jurnal ilmiah nasional. Materi yang disampaikannya merujuk langsung pada dua landasan hukum terbaru, yakni Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Permendiktisaintek) Nomor 9 Tahun 2026 serta Keputusan Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Nomor 374/DST/D.D1/HM.01.01/2026.

Dalam pemaparannya, Sowanya membedah sejumlah pilar utama tata kelola yang wajib dipersiapkan oleh pengelola jurnal, mulai dari penyesuaian regulasi baru, penguatan kebaruan (novelty) dan etika publikasi artikel, hingga penataan alur editorial dan penelaahan (peer review) yang objektif serta terdokumentasi.

Tak hanya itu, pemaparan materi juga menekankan pentingnya kedisiplinan jadwal terbitan, perapian manajemen naskah berbasis Open Journal Systems (OJS), serta penataan rekam jejak (audit trail) sebagai bukti pendukung saat proses akreditasi.

Ekosistem Akademik

Sowanya menegaskan bahwa persiapan akreditasi tidak boleh dipahami sebagai pekerjaan administratif mendadak menjelang tanggal pengajuan.

"Pengelola jurnal perlu melihat akreditasi bukan sekadar target memperoleh peringkat Sinta, melainkan momentum untuk memastikan seluruh proses pengelolaan telah berjalan sesuai standar akademik dan editorial yang baik. Pembenahan sebaiknya dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan," jelas Sowanya pada rilis Kamis (17/9/2026.

Sowanya memberikan tips praktis bagi pengelola untuk memulainya dari evaluasi mandiri (self-assessment), mendeteksi kelemahan tata kelola saat ini, lalu menyusun skala prioritas perbaikan sebelum mengajukan evaluasi ke portal Sinta.

Dekan Fakultas Psikologi Unibos, Patmawaty Taibe, menilai transfer pengetahuan dari UMBY sangat krusial bagi peningkatan kapasitas akademik pengelola jurnal di lingkungannya.

"Jurnal ilmiah merupakan bagian dari ekosistem akademik dan reputasi institusi. Kami menyambut baik kolaborasi dengan UMBY untuk berbagi praktik baik ini agar dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kualitas jurnal di Unibos," paparnya.

Manfaat materi teoretis dan praktis tersebut dirasakan langsung oleh peserta. Dedy Nasruddin, salah satu pengelola Jurnal Karakter Unibos, menyampaikan bahwa bedah materi regulasi baru ini memudahkan timnya menyusun peta jalan perbaikan.

"Materinya sangat membantu karena kami jadi paham bahwa persiapan akreditasi bukan hanya soal melengkapi administrasi, melainkan membangun tata kelola yang konsisten. Penjelasan standar baru ini membuat kami lebih mudah memetakan bagian mana yang harus segera diperbaiki," katanya.

Melalui kegiatan pendampingan ini, UMBY menegaskan komitmennya untuk tidak hanya unggul secara internal, tetapi juga aktif mendampingi perguruan tinggi mitra dalam membangun tata kelola publikasi ilmiah yang berkelanjutan dan terakreditasi secara nasional.