Rumah Sakit UI Mulai Laksanakan Vaksinasi Booster

12 Januari, 2022 23:08 WIB

Penulis:Bhakti Hariani

Editor:Ida Gautama

12012022-UI RS Vaksin Booster.jpeg
Segenap stakeholder terkait foto bersama dalam rangka kick off vaksinasi booster Covid-19 yang dilaksanakan di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Rabu (12/1/2022). Hadir dalam acara kick off ini di antaranya Direktur RSUI Astuti Giantini, Head of Public Relations Wings Group Indonesia Gabriella Da Silva, Wali Kota Depok Mohammad Idris. (EDUWARA/Bhakti Hariani)

Eduwara.com, DEPOK – Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) memulai pelaksanaan vaksinasi dosis lanjutan/ booster Covid-19 pada Rabu (12/1/2022). 

Direktur Utama RSUI Astuti Giantini menuturkan, untuk booster Covid-19, RSUI menargetkan dalam sehari dapat memvaksinasi sekitar 300-500 peserta sesuai dengan ketersediaan vaksin. Terkait sasarannya, RSUI mengikuti kebijakan dari Dinas Kesehatan Kota Depok saat ini yaitu untuk kelompok lansia usia 60 tahun ke atas dan pendamping lansia usia minimal 18 tahun. Satu pendamping lansia wajib membawa minimal 1 orang lansia. 

“Vaksin booster dapat diberikan kepada peserta yang telah mendapatkan vaksin dosis ke-1 dan 2 secara lengkap dengan jenis Sinovac dengan jarak minimal 6 bulan dari dosis kedua. Peserta juga disyaratkan telah memiliki tiket vaksin dosis lanjutan (booster) di aplikasi PeduliLindungi. Pendaftaran peserta dapat dilakukan melalui website RSUI www.rs.ui.ac.id,” ujar Astuti di Depok, Jawa Barat, Rabu (12/1/2022).

Sejalan dengan petunjuk Kementerian Kesehatan RI, kombinasi vaksinasi booster yang akan diberikan mulai 12 Januari 2022 sesuai dengan pertimbangan para peneliti dalam dan luar negeri serta sudah dikonfirmasi oleh Badan POM dan ITAGI, antara lain untuk vaksin primer Sinovac atau vaksin dosis pertama dan kedua dengan Sinovac akan diberikan vaksin booster sebanyak setengah dosis dengan Pfizer atau AstraZeneca.

Untuk vaksin primer AstraZeneca atau vaksin dosis pertama dan kedua dengan AstraZeneca akan diberikan vaksin booster sebanyak setengah dosis dengan Moderna.

RSUI sebagai salah satu instansi kesehatan terus mendukung pemerintah dalam upaya percepatan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat luas dan mempemudah masyarakat dalam mendapatkan akses vaksinasi Covid-19 sehingga herd immunity dapat segera tercapai.  

Dukungan Wings Group Indonesia

Dalam kick-off vaksinasi booster yang didukung oleh Wings Group Indonesia, melalui Yayasan Wings Peduli, Head of Public Relations Wings Group Indonesia Gabriella Da Silva mengatakan, Yayasan Wings Peduli bekerja sama dengan RSUI memberikan fasilitas vaksin yang aman dan nyaman bagi para tenaga kesehatan dan penerima vaksin.

 “Sudah menjadi kewajiban bagi kami pihak swasta untuk mendukung pemerintah akan percepatan herd immunity di Indonesia. Sejak Oktober 2021 kami berkolaborasi membangun Sentra Vaksinasi RSUI – Yayasan Wings Peduli yang telah memberikan vaksin Covid -19 kepada lebih dari 45.000 orang, baik melalui layanan walk-in maupun drive thru,” ujar Gabriella.

Diungkap dia, Yayasan Wings Peduli juga bersama-sama mengedukasi masyarakat melalui platform digital akan pentingnya vaksinasi dan pola hidup bersih sehat. 

Depok Geber Vaksinasi

Sementara itu, Wali Kota Depok Mohammad Idris menuturkan, mitigasi yang cepat dan tepat harus segera dilakukan untuk mencegah penyebaran Omicron menjadi semakin meluas. Caranya adalah dengan vaksinasi. Kota Depok sendiri untuk vaksinasi dosis pertama telah mencapai lebih dari 82 persen, demikian juga untuk dosis kedua. 

Sedangkan vaksinasi untuk lansia berada di angka 60 persen lebih dan pelajar mulai 12 tahun sekitar 81 persen. Dengan dijalankannya program vaksinasi booster untuk kelompok rentan dan lansia di Kota Depok melalui Sentra Vaksinasi RSUI - Yayasan Wings Peduli ini, lanjut Idris, tentunya angka-angka tersebut ditargetkan dapat naik secara signifikan dalam waktu dekat. 

“Kita semua berterima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi karena memutuskan vaksinasi booster ini diberikan secara gratis, jadi kalau ada yang minta-minta itu adalah oknum,” pungkas wali kota.