logo

Sekolah Kita

Kemendikdasmen dan BRIN Jadikan SMP Labschool UNY Rujukan Implementasi STEM

Kemendikdasmen dan BRIN Jadikan SMP Labschool UNY Rujukan Implementasi STEM
Tim PSKP Kemendikdasmen dan peneliti BRIN berkunjung ke SMP Labschool UNY Kota Yogyakarta, Rabu (13/5/2026). SMP Labschool UNY menjadi rujukan layak dan acuan praktik terbaik pembelajaran STEM di tingkat nasional karena mampu menghadirkan pembelajaran dan praktik STME yang tidak sepenuhnya mengandalkan canggihnya teknologi. (EDUWARA/Dok. SMP Labschool UNY)
Setyono, Sekolah Kita19 Mei, 2026 04:28 WIB

Eduwara.com, JOGJA - SMP Labschool Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang berlokasi Jalan Bantul, Gedongkiwo, Kota Yogyakarta, menjadi rujukan layak dan acuan praktik terbaik pembelajaran Sains, Teknologi, Enjiniring (Teknik), dan Matematika (STEM) di tingkat nasional.

Kepastian ini didapatkan usai kunjungan tim Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan (PSKP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Rabu (13/5/2026).'Kunjungan dilakukan oleh tim yang beranggotakan Lisna Sulinar Sari, Salsabila Nur Afifah Chairunnisa, dan Untung Tri Rahmadi dari PSKP Kemendikdasmen, serta Dadan Sunandar dan Syahrul Ramadhan dari BRIN.

Perwakilan tim PSKP Kemendikdasmen, Lisna Sulinar Sari dalam keterangan tertulis, Senin (18/5/2026), mengatakan SMP Labschool UNY mampu menghadirkan pembelajaran dan praktik STME yang tidak sepenuhnya mengandalkan canggihnya teknologi.

“Pembelajaran STEM di sini bukan diukur dari seberapa canggih teknologi yang digunakan, melainkan dari seberapa mudah guru lain bisa menirunya, seberapa dekat temanya dengan kehidupan nyata murid, dan seberapa kecil biaya yang dibutuhkan,” terangnya.

Lisna memastikan kedatangan mereka adalah bagian dari kajian nasional yang hasilnya berpotensi membentuk standar pembelajaran STEM di seluruh Indonesia. SMP Labschool UNY terpilih sebagai rujukan karena implementasi STEM-nya dinilai konsisten dan layak dijadikan acuan praktik terbaik di tingkat nasional.

Konteks Lokal

Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNY, Nurtanio Agus Purwanto, dalam sambutannya, menyampaikan kebanggaan FIP UNY atas pencapaian Labschool sekaligus menegaskan komitmen universitas untuk terus mendukung sekolah ini sebagai laboratorium pendidikan yang berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan nasional.

Kepala SMP Labschool UNY, Sofyan Dwi Nugroho, mengatakan dalam praktik proyek STEM di sekolah, yang baik harus mudah dilaksanakan oleh guru, terjangkau dari sisi pembiayaan, benar-benar bermakna bagi siswa.

“Kemudian memiliki akar yang kuat pada konteks lokal yang dekat dengan kehidupan mereka. Inovasi yang tidak dapat direplikasi oleh sekolah lain sejatinya bukan inovasi yang bermanfaat,” katanya.

Menurut Sofyan, apresiasi dari tim PSKP dan BRIN justru paling kuat mengalir untuk kesederhanaan dan keberlanjutan. Kunjungan ini juga membuktikan bahwa gagasan yang tumbuh dari lantai kelas di Yogyakarta kini menarik perhatian para perumus kebijakan di tingkat nasional dan itulah pencapaian yang sesungguhnya bermakna.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan diajak masuk langsung ke dalam kelas yang tengah melakukan pembelajaran STEM yang dipandu guru Fina Fitri Nurjannah, Mustofa Yulian Said, dan Nur Alsa Wulan Safitri. Ketiga guru ini memandu murid di kelas untuk berpikir, bereksperimen, dan memecahkan masalah nyata dari lingkungan sekitar mereka. Acara kunjungan diakhiri dengan sesi wawancara. 

Read Next