
Bagikan:

Bagikan:
Eduwara.com, JOGJA - Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) mencanangkan transformasi ke sistem digital yang dinilai krusial guna menyelaraskan layanan kampus dengan ekosistem kerja modern. Sebagai upaya percontohan, LSP UMBY berkunjung ke LSP Universitas Mercu Buana (UMB) Jakarta di Kampus Pusat pada Kamis (7/5/2026).
Kepala LSP UMBY, Sri Muliati Abdullah, menjelaskan kunjungan ke UMB Jakarta sepenuhnya berfokus pada penguatan tata kelola kelembagaan serta digitalisasi sistem uji kompetensi menuju format tanpa kertas (paperless).
“Dipilihnya LSP UMB Jakarta sebagai rujukan didasari oleh rekam jejak perkembangannya yang dinilai sangat baik serta jalinan kerja sama yang telah terbina kuat di antara kedua institusi,” terang Muliati dikutip Senin (18/5/2026).
Muliati memaparkan langkah transformasi ke sistem digital ini sangat krusial, untuk menyelaraskan layanan kampus dengan ekosistem kerja modern. Dunia kerja saat ini menuntut lulusan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga fasih menggunakan teknologi digital.
“Melalui sistem paperless, efisiensi layanan dari hulu ke hilir seperti pendaftaran, asesmen, verifikasi dokumen, hingga keamanan arsip dan penerbitan sertifikat akan meningkat signifikan," paparnya.
Melalui sistem baru yang diadopsi nanti, mahasiswa UMBY diharapkan mulai terbiasa mengoperasikan platform asesmen online, mengunggah bukti kompetensi (evidence), hingga menggunakan tanda tangan elektronik.
“Sistem digitalisasi baru ini nantinya ditargetkan dapat langsung memproses seluruh mahasiswa yang mendaftar yudisium pada setiap periodenya secara berkala tiap tahun,” katanya.
Peluang Kerja Sama
Disambut Wakil Rektor Akademik sekaligus Ketua Komite Skema LSP UMB, Erna Setiany, bersama Kepala LSP UMB, Haekal Fajri Amrullah, manajemen LSP UMB membagikan sejumlah strategi operasional mereka, mulai dari pelatihan asesor, pengembangan Tempat Uji Kompetensi (TUK), hingga integrasi sistem berbasis teknologi informasi.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari rekan-rekan LSP UMBY. Semoga kegiatan ini dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas lagi di masa yang akan datang dalam rangka penguatan ekosistem pendidikan dan sertifikasi kompetensi nasional," ungkap Haekal Fajri.
Sebagai langkah konkret pasca-kunjungan, tim LSP UMBY akan segera menyusun laporan evaluasi guna melakukan perbaikan internal. Langkah ini akan diikuti dengan percepatan transisi sistem sertifikasi agar lebih modern, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan industri.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua LSP UMBY turut didampingi oleh Ketua Komite Skema Dian Astrini, Kepala Bagian Sertifikasi Rosalia Prismarini Nurdiarti, Kepala Bagian Manajemen Mutu Rina Dwiarti, dan Kepala Bagian Administrasi & Keuangan Nadia Fani Rahmawanti. Delegasi UMBY juga membawa Tim ICT yang dipimpin oleh Albert Yakobus Chandra, guna mengawal kesiapan teknis adopsi sistem.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang diharapkan mampu melahirkan inovasi pelayanan sertifikasi di lingkungan UMBY yang semakin profesional sesuai standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).