
Bagikan:

Bagikan:
JOGJA, Eduwara.com - Fakultas Peternakan (Fapet) UGM menorehkan prestasi membanggakan melalui capaian para mahasiswanya. Pertama, terpilihnya mahasiswa Program Studi Ilmu Peternakan angkatan 2023, Bangkit Setiyoko, menjadi Mahasiswa Berprestasi Utama Fapet UGM 2026.
Kedua, Fapet UGM dipercaya menjadi tuan rumah agenda nasional mahasiswa peternakan bertajuk Musyawarah Nasional Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (MUNAS ISMAPETI) ke-XXI yang berlangsung pada Sabtu (28/3/2026) hingga Kamis (2/4/2026).
Prestasi yang diraih Bangkit Setiyoko merupakan hasil dari dedikasi dan konsistensinya dalam mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik selama menempuh pendidikan. Keberhasilan ini mencerminkan komitmen Bangkit dalam bidang keilmuan, kepemimpinan, serta kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.
Bangkit juga terpilih untuk mewakili Fapet UGM dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat universitas (Supercamp) 2026.
“Prestasi ini bukan hanya tentang saya, tetapi juga hasil dukungan dan kolaborasi banyak pihak. Saya berharap dapat terus belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi yang lebih luas, khususnya di bidang peternakan,” kata Bangkit, Rabu (1/4/2026).
Pencapaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika Fapet UGM. Diharapkan, prestasi ini mampu menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

MUNAS ISMAPETI
Sedangkan kegiatan MUNAS ISMAPETI ke-XXI mengusung tema “Menata Arah Kepemimpinan Peternakan Indonesia melalui Transformasi Strategis dan Kolaborasi Efektif untuk Mewujudkan Peternakan Unggul.”
MUNAS ISMAPETI merupakan forum tertinggi organisasi Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun. Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus, merumuskan kebijakan organisasi, serta memilih kepemimpinan baru.
Ketua Pelaksana MUNAS ISMAPETI, Muhammad Agung Sanjaya, menyampaikan kegiatan ini tidak hanya berfokus pada agenda persidangan, tetapi juga dirancang untuk memperkuat kapasitas intelektual dan jejaring mahasiswa peternakan dari seluruh Indonesia.
“Melalui MUNAS, kami ingin menghadirkan forum yang tidak hanya menghasilkan keputusan strategis organisasi, tetapi juga mempererat solidaritas dan mendorong kontribusi nyata mahasiswa dalam pembangunan sektor peternakan,” paparnya.
Opening Ceremony MUNAS ISMAPETI dilaksanakan Minggu (29/3/2026) di Gelanggang Inovasi Kreativitas (GIK) UGM, dilanjutkan dengan simposium nasional dan berbagai lomba ilmiah sebagai wadah pengembangan kompetensi akademik mahasiswa.
Sedangkan pada hari kedua dan ketiga, agenda difokuskan pada sidang pleno yang berlangsung di Auditorium Soepardjo Fapet UGM. Dalam forum ini, peserta membahas evaluasi program kerja, perumusan kebijakan organisasi, serta penetapan arah strategis ISMAPETI ke depan.
Selain agenda utama, panitia juga menggelar kegiatan pendukung seperti field trip ke sejumlah destinasi wisata di Yogyakarta guna mengenalkan potensi daerah dan budaya lokal kepada peserta.
Pada hari terakhir, peserta mengikuti campus tour di lingkungan UGM serta kampanye gizi sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang berbasis produk peternakan. Rangkaian kegiatan ditutup melalui Closing Ceremony pada Kamis (2/4/2026).