logo

Sekolah Kita

MAN Insan Cendekia Serpong Raih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi

MAN Insan Cendekia Serpong Raih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi
Suasana peringatan Hari Amal Bhakti ke-76 Tahun Kementerian Agama, Senin (3/1/2022). (EDUWARA/Humas Kemenag)
Bhakti Hariani, Sekolah Kita04 Januari, 2022 00:30 WIB

Eduwara.com, JAKARTA – MAN Insan Cendekia Serpong menjadi salah satu Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Kementerian Agama yang pada tahun 2021 ini berhasil mendapat predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Satker lain yang juga mendapat predikat serupa adalah Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Salatiga.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan hal tersebut pada peringatan Hari Amal Bhakti ke-76 Tahun Kementerian Agama, Senin (3/1/2022).

“Dari segi tata kelola keuangan, Kementerian Agama kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan tahun 2020. Capaian ini menjadi prestasi yang diraih selama lima tahun berturut-turut sejak tahun 2016,” kata Yaqut, seperti dikutip dalam siaran pers Kementerian Agama, yang diterima Eduwara.com, Senin (3/1/2022).

Yaqut mengatakan, sepanjang 2021, sejumlah capaian telah diraih Kementerian Agama. Indeks Kesalehan Umat Beragama misalnya, tahun ini mencapai 83,92 atau lebih tinggi dari tahun 2020 (82,52). Indeks Kerukunan Umat Beragama juga mengalami peningkatan yang semula tahun 2020 sebesar 67,46 menjadi sebesar 72,39 pada tahun 2021. 

“Indeks Kepuasan Layanan KUA meningkat pula dari angka 77,28 pada tahun 2019 menjadi 78,90 pada tahun 2021,” ujar Yaqut.

Transformasi Layanan Umat

Pada peringatan Hari Amal Bhakti ke-76 tersebut, Yaqut juga menyerukan transformasi layanan umat. Yaqut meminta segenap jajarannya untuk menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan, menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam melaksanakan tugas.

Yaqut mengajak jajarannya untuk terus melakukan perbaikan dan membenahi kualitas layanan. “Sesuai tema peringatan HAB ke-76 ini, saya meminta seluruh jajaran Kementerian Agama, pusat dan daerah untuk melakukan transformasi layanan umat,” ujar Yaqut.

Transformasi yang dimaksud, menurut Yaqut, meliputi perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta peningkatan sarana dan prasarana atau infrastruktur yang mempercepat dan mempermudah kinerja Kementerian Agama dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Yaqut menegaskan, hingga kini, Kementerian Agama terus berbenah. Prestasi yang telah diraih harus dipertahankan. “Harus terus berinovasi untuk mewujudkan Kementerian Agama yang lebih baik. Jadikan agama sebagai inspirasi, penggerak yang dapat meningkatkan daya kreativitas,” tutur Yaqut.

Read Next