logo

Kampus

UMBY Ajak Guru Bimbingan Konseling Mengenal 'Growth Mindset'

UMBY Ajak Guru Bimbingan Konseling Mengenal 'Growth Mindset'
Para guru MGBK tiga kabupaten berfoto bersama Rektor UMBY usai seminar mengenai penerapan Growth Mindset, Rabu (18/5/2022). Growth Mindset diyakini mampu memicu semangat belajar siswa dan memberi motivasi melakukan yang terbaik. (EDUWARA/Humas UMBY)
Setyono, Kampus18 Mei, 2022 23:28 WIB

Eduwara.com, JOGJA – Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) berinisiatif mengajak guru Bimbingan Konseling di tiga kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta mengenal konsep 'Growth Mindset'. Konsep ini diyakini mampu memicu semangat belajar siswa dan memberi motivasi melakukan yang terbaik.

Sebanyak 150 guru SMA/SMK dari Kabupaten Sleman, Bantul dan Kulonprogo yang tergabung di Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK), secara khusus diundang Biro Pemasaran UMBY, Rabu (18/5/2022).

Pada acara yang digelar di Kampus 3 UMBY di Kecamatan Depok, Sleman para guru diajak memahami konsep ini lewat seminar bertajuk 'Penerapan Growth Mindset Sebagai Alternatif Layanan Pemahaman Individu Bagi Siswa'.

Kepala Biro Pemasaran Zaenal Wafa mengatakan ajang silaturahmi antara MGBK dengan UMBY, juga merupakan terwujudnya kerjasama antara lembaga pendidikan.

"Jadi bukan hanya sekedar silaturahmi namun juga membahas growth mindset. Growth mindset sangat diperlukan bagi siswa dalam mengatasi suatu masalah. Jika siswa memiliki pandangan growth mindset, dia dapat menyelesaikan masalah dengan perasaan optimis," jelasnya dalam rilis yang diterima Rabu malam(18/5/2022).

Adaptif Menghadapi Tantangan

Pemateri seminar dari Fakultas Psikologi UMBY, Narastri Insan Utami, mengatakan mindset disebut cara berpikir atau paradigma berpikir ataupun pola pikir. Growth Mindset memungkinkan seseorang lebih adaptif dan mampu menghadapi tantangan dalam berbagai situasi dan kondisi. 

Pola pikir ini juga mendorong semangat terus belajar dan tidak bosan mempelajari sesuatu yang belum dikuasai.

"Intinya penerapan Growth Mindset meyakini untuk mencapai kesuksesan mereka belajar sesuatu dan meningkatkan kemampuan dirinya. Diri dipacu untuk menilai kegagalan adalah hal yang memotivasi," jelas Utami.

Sedangkan para guru konseling adalah pemain utama untuk mengajarkan konsep Growth Mindset agar siswa memiliki kecerdasan, kepribadian, dan karakter selalu bisa bertumbuh serta berkembang.

Lewat pola pikir baru ini, para guru juga bisa membangun budaya siswa menyukai tantangan, lebih memberikan penghargaan pada proses belajar bukan hasil. Mereka juga harus diyakinkan kesalahan maupun kegagalan bukanlah hal yang harus ditakuti.

"Sehingga ketika siswa mampu menerapkan pola pikir Growth Mindset maka dia akan lebih adaptif dan mampu menghadapi tantangan dalam berbagai situasi," tegas Utami.

Ketua MGBK SMA Bantul, Hartuti menilai kegiatan ini membuka wawasan dan informasi yang nanti bisa disampaikan ke anak didik, terutama pada masalah memilih perguruan tinggi yang sering dikeluhkan siswa. Sehingga guru bimbingan konseling bisa memberikan informasi yang detail kepada siswa.

"Konsep Growth Mindset bisa diterapkan oleh rekan-rekan guru untuk memahami karakteristik siswa. Dengan kerjasama ini semoga kedepannya berdampak positif pada masa mendatang" harapnya.

Rektor UMBY Agus Slamet berharap kerjasama dan silaturahmi dengan guru Bimbingan Konseling SMA/SMK dari tiga kabupaten ini bermanfaat untuk kedua belah pihak.

Read Next