logo

Kampus

UMY Beri Penghargaan untuk Dua Alumni Terbaik

UMY Beri Penghargaan untuk Dua Alumni Terbaik
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberikan penghargaan Alumni Achivement Award 2022 kepada Ananto Isworo lulusan Fakultas Agama Islam UMY 2013 dan Gusti Amri alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMY 2005. Penghargaan kepada dua alumni yang dinilai berprestasi tersebut diserahkan pada Jumat (23/9/2022) malam. (EDUWARA/Humas UMY)
Setyono, Kampus27 September, 2022 21:31 WIB

Eduwara.com, JOGJA – Melalui Alumni Achivement Award 2022, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberikan penghargaan kepada dua alumni yang dinilai berprestasi. Penyerahan penghargaan dilakukan Jumat (23/9/2022) malam.

Dalam rilis yang disebarkan oleh Tim Humas UMY, dua alumni yang menerima penghargaan adalah Ananto Isworo lulusan Fakultas Agama Islam UMY 2013 dan Gusti Amri alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMY 2005.

Ananto dinilai sukses karena mampu menginisiasi gerakan peduli lingkungan 'Gerakan Shodaqoh Sampah Berbasis Eco-Masjid' yang dirintis pada tahun kelulusannya. Pada 2021 lalu, gerakan ini bersifat nasional dan Ananto berkeliling Indonesia dalam rangka pemberian pelatihan dan penyuluhan sampah ke masjid-masjid.

"Saya percaya dakwah itu bisa dilakukan di mana saja dan melalui apa saja, karena saya yakin dakwah itu cakupannya luas dan fleksibel. Gerakan yang saya lakukan saat ini juga sebagian kecil dari dakwah," jelas Ananto yang sekarang menjabat Sekretaris Eksekutif Majelis Tabligh PP Muhammadiyah.

Ketertarikan Ananto pada sampah karena baginya pengolahan sampah di Indonesia belum optimal. Untuk mencapai keoptimalannya harus dimulai dari diri sendiri. Lewat gerakan ini Ananto ditunjuk Kementerian Lingkungan Hidup mewakili Indonesia di ajang Global Forum Environment di Paris pada 2020.

"Sampah adalah permasalahan yang tidak pernah selesai. Kita lahir saja menghasilkan sampah. Di Indonesia ada lebih dari 800 ribu masjid. Jika setiap masjid melakukan Gerakan Shodaqoh Sampah atau gerakan serupa guna mengolah sampah, saya yakin sekali misi Indonesia Zero Waste pada tahun 2023 akan ada angin segarnya," ucapnya.

Penghargaan lainnya diberikan pada Gusti Amri, karena dinilai mampu memberi contoh atas kemandirian ekonomi lewat dua perusahaan yang didirikan, yaitu  PT Tata Kelola Komunika dan PT Jakarta Gagas Media.

"Orang tua saya adalah inspirasi saya dalam berbisnis. Orang tua saya adalah seseorang yang ulet, disiplin dan juga sangat bertanggung jawab. Inilah yang selalu saya jadikan pegangan saya dalam menjalankan bisnis-bisnis saya," terangnya.

Selain menjalankan bisnis, Gusti aktif membina UMKM di tempat kelahirannya di provinsi Riau. Ia memulai karir profesionalnya dengan mengajar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, kemudian di Universitas Trisakti Jakarta.

Saat ini dia tergabung dalam Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), sebuah lembaga di bawah Kementerian Koordinator Perekonomian.

Read Next