logo

Kampus

Vircon Classroom, Platform Karya Mahasiswa UNY untuk Blended Learning

Vircon Classroom, Platform Karya Mahasiswa UNY untuk Blended Learning
Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggagas sistem pembelajaran kelas Virtual-Conventional (Vircon Classroom), yang memanfaatkan sejumlah perangkat pembelajaran untuk mengolaborasikan pembelajaran luring dan daring dalam waktu bersamaan. (UNY)
Setyono, Kampus28 Januari, 2022 19:02 WIB

Eduwara.com, JOGJA—Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggagas sistem pembelajaran kelas Virtual-Conventional (Vircon Classroom), yang memanfaatkan sejumlah perangkat pembelajaran untuk mengolaborasikan pembelajaran luring dan daring dalam waktu bersamaan.

Empat mahasiswa UNY yang mengembangkan Vircon Classroom ini adalah Mutiara Pesona Bil Jannah dari prodi Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum, Arga Vegi Anhari prodi Pendidikan Teknik Otomotif dan Alifah Mauliddin Nur Ikhsan prodi Teknologi Informasi.

"Metode ini banyak dikenal sebagai pembelajaran blended learning yang menjadi terobosan baru pada kegiatan pembelajaran yang dapat diterapkan di masa pandemi Covid-19," kata Mutiara Pesona, Jumat (28/1/2022).

Secara umum, pada bidang pendidikan pemanfaatan teknologi informasi dan telekomunikasi telah memberikan peluang yang seluas-luasnya pada peserta didik dapat belajar mandiri secara online."Namun, di sisi lain pembelajaran secara online pastinya mempunyai kendala-kendala yang dirasakan baik pendidik maupun peserta didik terutama pada kendala interaksi" ujarnya.

Arga Vegi Anhari mengatakan pelaksanaan pembelajaran Vircon Classroom dilaksanakan membagi siswa satu kelas dalam dua kelompok. Keduanya dapat melaksanakan pembelajaran dalam satu waktu atau satu pertemuan dengan dua tempat yakni tatap muka dan virtual.

Adapun, pembagian kelompok tatap muka dan virtual tersebut dapat dilakukan secara bergantian sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. "Dalam waktu yang bersamaan ketika peserta didik yang mendapat jadwal melaksanakan pembelajaran daring, pendidik dapat menyiapkan platform pembelajaran online, seperti di dalam kelas yang sudah tersambung dengan perangkat ICT menggunakan platform zoom meeting, google meeting, dan sebagainya" papar Arga.

Jadi, dengan sistem ini guru mengajar di kelas siswa secara luring namun siswa yang mendapat giliran belajar secara daring dapat mengikuti materi yang disampaikan melalui platform pembelajaran online yang ada.

Alifah Mauliddin Nur Ikhsan mengatakan ada sejumlah keuntungan dalam penerapan model pembelajaran Vircon ini seperti pendidik dapat kembali menyampaikan pemahaman materi kepada peserta didik secara langsung dan dapat memberikan penilaian terhadap peserta didik secara intens.

Bahkan pendidik dapat meningkatkan keterampilannya dalam memanfaatkan teknologi dan informasi.

"Dari pihak siswa dapat kembali melaksanakan pembelajaran secara tatap muka terbatas dengan berkelompok secara bergantian sekaligus meningkatkan pengetahuan mereka tentang penggunaan platform pembelajaran daring" tutupnya.

Read Next