Kampus
14 September, 2026 21:06 WIB
Penulis:Setyono
Editor:Ida Gautama

Eduwara.com, JOGJA – Sebanyak 17 mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta berhasil membawa nama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ke peringkat dua nasional pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) XVIII Tahun 2026 di Universitas Jember, Senin-Jumat (7-11/9/2026). Dari 15 tangkai lomba yang diselenggarakan, kontingen DIY tampil di 10 kategori.
PEKSIMINAS XVIII merupakan ajang seni mahasiswa tingkat nasional yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Kompetisi utama berlangsung pada Selasa-Kamis (8-10/9/2026), diikuti 526 delegasi dengan total 893 personel dan 15 tangkai lomba yang terbagi dalam 20 kategori penghargaan.
Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) DIY sekaligus Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni ISI Yogyakarta, Muh Kholid Arif Rozaq mengatakan capaian sebagai Terbaik 2 di Jember memperlihatkan hasil dari proses berjenjang tersebut, mulai dari seleksi kampus, kompetisi tingkat provinsi, pendampingan, hingga kompetisi nasional.
“Pekan Seni Mahasiswa Provinsi (PEKSIMIPROV) menjadi sarana penting untuk mengembangkan kreativitas, memperkuat jejaring antarmahasiswa lintas perguruan tinggi, sekaligus menyiapkan delegasi terbaik DIY untuk berkompetisi di tingkat nasional,” kata Kholid, dikutip pada Senin (14/9/2026).
Bagi ISI Yogyakarta, keterlibatan mahasiswa dalam PEKSIMINAS merupakan bagian dari ekosistem pembinaan prestasi yang berkelanjutan. Sebelum menuju tingkat nasional, kampus menyelenggarakan Pekan Seni Mahasiswa Kampus sebagai ruang seleksi dan pengembangan talenta.
ISI Yogyakarta juga menjadi tuan rumah pembukaan PEKSIMIPROV DIY Tahun 2026, yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di DIY dalam semangat kompetisi, apresiasi, dan kolaborasi.
Talenta Seni
Pada PEKSIMINAS, 17 mahasiswa ISI Yogyakarta tampil pada 10 kategori, yakni Keroncong Putra, Keroncong Putri, Fotografi, Penulisan Lakon, Desain Poster, Komik Strip, Dangdut Putra, Seriosa Putra, Lukis, dan Tari. Mereka berasal dari Program Studi Musik, Pendidikan Musik, Fotografi, Teater, Desain Komunikasi Visual, Karawitan, Penyajian Musik, Seni Murni, dan Tari.
“Keikutsertaan lintas bidang tersebut menunjukkan kontribusi ISI Yogyakarta dalam menyiapkan talenta seni yang menjadi bagian dari representasi DIY di panggung nasional,” tegasnya.
Prestasi tertinggi mahasiswa ISI Yogyakarta dipersembahkan Chika Yutha Cahyacetta dari Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) yang meraih Juara I Desain Poster. Kemudian, pada kategori Komik Strip, Lunar Antartika Binantari, juga dari Prodi DKV ISI Yogyakarta, meraih Juara Harapan I. Dua capaian tersebut turut menyumbang raihan prestasi kontingen DIY dalam akumulasi hasil PEKSIMINAS XVIII Tahun 2026.
Selain Chika dan Lunar, mahasiswa ISI Yogyakarta yang memperkuat kontingen DIY adalah Zagita Anugerah Gusti (Keroncong Putra), Ariella Amna Zahra (Keroncong Putri), Pradipta Bima Sanjaya (Fotografi), Unon Saraswati Hananingtyas (Penulisan Lakon), Reihan Yanuar Pamungkas (Dangdut Putra), Damianus Wijayanto Manalu (Seriosa Putra), dan Cruz Kyrie Pamangin (Lukis).
Sedangkan pada kategori Tari, kontingen DIY diperkuat delapan mahasiswa ISI Yogyakarta, yaitu Lutfan Rino Areza, Abimanyu Jalu Sasmito, Ainur Rahman, Idopati Tanaya Wicaksana Radite, Rizal Maulana, Raihan Arfiansyah, Rajawali Sakti Adipati Nagari, dan Nabil Izza Leksono.
Bagikan