Founder Sharing Session Bahas Bisnis Rintisan Mahasiswa UKDW

27 Februari, 2024 20:58 WIB

Penulis:Redaksi

Editor:Ida Gautama

27022024-UKDW fss centrino.jpg
Dua mahasiswa UKDW, yang merupakan Founder MaybeMay, yaitu Jonathan Rainer (Prodi Pendidikan Bahasa Inggris) dan I Made Krisna Mahardika (Prodi Manajemen) tampil sebagai narasumber dalam acara Founder Sharing Session (FSS) Volume 1, di Atrium Agape UKDW, Jumat (23/2/2024). MaybeMay, yang memproduksi tote bag dari limbah denim, merupakan salah satu rintisan usaha mahasiswa UKDW penerima hibah MBKM Kewirausahaan UKDW 2023 dalam kategori industri kreatif. (EDUWARA/Dok. UKDW)

Eduwara.com, JOGJA -- Centre of Entrepreneurship and Innovation (Centrino) Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta menggelar acara Founder Sharing Session (FSS) Volume 1 pada Jumat (23/2/2024), di Atrium Agape UKDW. 

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, tim MaybeMay, salah satu rintisan usaha mahasiswa UKDW penerima hibah MBKM Kewirausahaan UKDW 2023 dalam kategori industri kreatif. Turut hadir pula Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Informasi, dan Inovasi UKDW Parmonangan Manurung serta Kepala Biro Kemahasiswaan, Alumni, dan Pengembangan Karir Mujiono.

Dalam sambutannya, Parmonangan Manurung menyampaikan acara ini sangat penting di mana salah satu tim mahasiswa UKDW yang mengembangkan bisnisnya diberi kesempatan untuk berbagi informasi kepada mahasiswa lainnya. 

"Kita berharap teman-teman mahasiswa punya semangat dan keinginan untuk mengembangkan jiwa wirausaha. Banyak pintu terbuka seperti Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) untuk mengasah jiwa wirausaha yang didampingi oleh Biro 3 dan Centrino," ungkap Parmonangan, dalam rilis Selasa (27/2/2024).

Ekosistem Kewirausahaan

Sementara itu, Staf Centrino sekaligus Koordinator Acara FSS Andi Maesara Prakosa, mengatakan FSS merupakan sebuah program diskusi kreatif dengan pendiri/pelaku usaha yang membagikan pengalamannya dalam membangun bisnis. 

Program ini bertujuan menguatkan ekosistem kewirausahaan di lingkungan mahasiswa di UKDW sekaligus memberikan dukungan dan pengaruh positif terhadap minat mahasiswa untuk menghasilkan karya kreatif dan inovatif sebagai rintisan usaha di UKDW.

"Lewat FSS ini diharapkan dapat memberikan pemahaman konsep wirausaha yang komprehensif di kalangan mahasiswa UKDW. Di mana para mahasiswa bisa saling berbagi informasi maupun pengalaman terkait kewirausahaan, terkait cara menumbuhkan minat usaha maupun cara menjalin relasi dengan mitra. Semoga acara ini bisa menjadi inspirasi bagi peserta yang hadir disini," tuturnya.

Selain berbagi pengalaman mengenai proses mendirikan usaha, Jonathan Rainer dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris UKDW dan I Made Krisna Mahardika dari Prodi Manajemen UKDW, selaku Founder MaybeMay, juga mengenalkan salah satu produk mereka berupa ‘Tote Bag to Vest’. Produk ini merupakan inovasi tote bag berbahan denim yang mereka buat untuk mengurangi limbah tekstil. 

“Pembuatan tote bag ini lebih mengedepankan kualitas, sehingga kami masih memproduksi dalam jumlah terbatas,” terang Made Krisna.

Jonathan dan Made Krisna mengaku proses yang telah dilalui bersama tim MaybeMay tidak mudah, proses yang cukup menantang. Namun berkat kerja keras, keseriusan, kerja sama tim yang baik, dan dukungan dari berbagai pihak, tim ini mampu menghasilkan produk-produk yang cukup diminati oleh konsumen. (*)