Mahasiswa UI Beri Edukasi Pengelolaan Sampah ke Anak Jalanan

06 Januari, 2022 14:27 WIB

Penulis:Bhakti Hariani

Editor:Bunga NurSY

EDUKASI SISWA SEKOLAH ALTERNATIF ANAK JALANAN.jpeg
Himpunan Mahasiswa Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (HMD Biologi FMIPA UI) saat mengedukasi anak-anak jalanan di Sekolah Alternatif Anak Jalanan (SAAJA), Setiabudi, Jakarta Selatan tentang cara mengolah sampah (UI)

Eduwara.com, DEPOK – Himpunan Mahasiswa Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia melakukan kegiatan pengabdian masyarakat lewat edukasi anak-anak jalanan di Sekolah Alternatif Anak Jalanan (SAAJA) di Jakarta Selatan untuk terlibat mengelola sampah.

Kegiatan bertema Anak Kreatif Kelola Sampah atau Akrelosa yang didukung pendanaannya oleh Direktorat Kemahasiswaan Universitas Indonesia, dan dibantu oleh Yayasan Pandu Cendekia.

Kepala Sekolah SAAJA Kristina Iin Dwiyanti menyambut baik kegiatan pengabdian masyarakat pengolahan sampah yang dilakukan Universitas Indonesia.

 “Ini sangat baik, anak-anak bisa mendapatkan wawasan mengolah sampah yang tentunya sangat bermanfaat,” ujar Kristina dalam keterangan pers yang diterima redaksi Eduwara.com, Kamis (6/1/2022).

Dia berharap melalui program Akrelosa, anak-anak memiliki bekal dalam mengelola sampah dan lewat pelatihan yang diberikan mereka dapat mendaur-ulang sampah dapat membantu perekonomian keluarganya.

“Kami tentunya juga berharap kesadaran para siswa terhadap sampah dan lingkungan sekitar akan meningkat, sehingga membuat mereka lebih peka terhadap lingkungan di sekitar. Mereka akan memahami bahwa sampah dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” pungkas Kristina.

Akrelosa berfokus mengajarkan cara mengelola dan memilah sampah, serta menanamkan pemahaman bahwa sampah dapat diberdayakan menjadi sesuatu yang bermanfaat, tidak hanya dibuang.

Hari pertama kegiatan tersebut, tim pengmas HMD Biologi FMIPA UI menyampaikan materi di hadapan 12 orang siswa Sekolah Alternatif Anak Jalanan (SAAJA). Mereka mengajarkan tentang cara memilah sampah dan memanfaatkannya/mengelolanya, juga mengedukasi tentang dampak sampah terhadap makhluk hidup lainnya, seperti organisme yang ada di perairan sungai dan laut. 

Selain itu, dilakukan juga permainan edukatif yang dapat menguji pengetahuan anak-anak mengenai jenis sampah, serta praktek pengelolaan sampah plastik bekas yang mengubah plastik bekas menjadi barang yang bermanfaat. 

Pada hari kedua, 11 siswa diajak untuk melakukan kunjungan ke Bank Sampah Gesit yang berlokasi di Menteng Pulo, Kecamatan Setia Budi, Jakarta Selatan. Para siswa menuju Bank Sampah Gesit menggunakan angkutan umum bersama dengan tim pengabdian masyarakat.