Program PAUD Holistik Integratif Belum Optimal

12 November, 2021 09:54 WIB

Penulis:Bunga NurSY

Editor:Bunga NurSY

Kreatifitas-Hari-Pertama-Masuk-PAUD.jpeg
Ilustrasi Kegiatan PAUD (Kemenko PMK)

Eduwara.com, JAKARTA—Program Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) masih terganjal sejumlah pekerjaan rumah sehingga pelaksanaannya belum optimal.

Sejatinya, pelaksanaan Program Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) telah berjalan sejak dikeluarkannya Peraturan Presiden No. 60/2013 untuk mengamanatkan terbentuknya Gugus Tugas PAUD-HI dibawah tanggung jawab presiden secara langsung. 

Ketua Gugus Tugas wajib untuk melaporkan penyelenggaraan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif kepada Presiden secara berkala paling sedikit satu kali dalam setahun. 

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak Perempuan dan Pemuda Kementerian Koordinator Pembanguan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Femmy Eka Putri mengatakan, program PAUD-HI yang telah di jalankan salah satunya adalah pemberian stimulan serta bimbingan teknis untuk penguatan peran dinas pendidikan. 

"Sudah terdapat beberapa program yang telah dijalankan, mulai dari penguatan regulasi yang mendorong penyediaan layanan PAUD-HI hingga memberikan stimulan serta bimbingan teknis untuk penguatan peran dinas pendidikan," ujarnya seperti tercantum dalam siaran pers Kemenko PMK, Kamis (11/11/ 2021). 

Namun, tambahnya, masih terdapat beberapa permasalahan dan tantangan yang harus dihadapi dalam pelaksanaan program PAUD-HI tersebut. Dia menjelaskan bahwa permasalahan tersebut tersebar di berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, pengasuhan, maupun kesejahteraan. 

"Misalnya pada bidang pendidikan masih banyak PAUD yang belum memenuhi standar akreditasi, lalu dibidang kesehatan prevalensi stunting di Indonesia masih tergolong tinggi, hingga dibidang kesejahteraan angka perkawinan anak di Indonesia yang masih cukup tinggi," ungkapnya.

Maka dari itu, dia juga berharap kepada seluruh Kementerian/Lembaga yang menjadi Anggota Gugus Tugas PAUD-HI untuk saling membantu dalam penyelesaian permasalahan tersebut secara optimal. 

Selaras dengan hal tersebut, Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Kementerian  Perencanaan Pembangunan Nasional Subandi Sardjoko berujar pemerintah telah menyiapkan beberapa strategi peningkatan kualitas SDM usia dini melalui program PAUD-HI. 

"Kami telah menyiapkan beberapa strategi peningkatan pelaksanaan program PAUD-HI di tingkat pusat yaitu dengan penguatan dan penyelarasan landasan hukum, lalu penyediaan pelayanan secara menyeluruh, serta melakukan monitoring dan evaluasi pada capaian pelaksanaan program PAUD-HI tersebut," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan strategi pelaksanaan yang telah disiapkan pada tingkat pemerintah daerah yang sesuai dengan pedoman penyelenggaraan PAUD-HI 2020-2024. 

"Selain itu, ditingkat daerah kami mendorong pelaksanaan PAUD HI sesuai dengan Dokumen Rencana Aksi Nasional, Pedoman Penyelenggaraan dan Pedoman Teknis PAUD-HI. Kemudian, kami juga melakukan pendampingan kepada daerah untuk penyusunan Rencana Aksi Daerah terkait penyelenggaraan PAUD-HI," tuturnya.