UGM dan UIN Sunan Kalijaga Naik Peringkat di QS WUR 2026

30 Maret, 2026 00:55 WIB

Penulis:Setyono

Editor:Ida Gautama

29032026-UGM peringkat dunia.jpg
Kampus UGM (EDUWARA/Dok. UGM)

JOGJA, Eduwara.com - Dua perguruan tinggi negeri (PTN) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, mencatat capaian positif dalam pemeringkatan QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026. Dalam pengumuman yang dirilis pada 25 Maret 2026, kedua PTN tersebut menunjukkan peningkatan posisi di berbagai bidang keilmuan.

Dikutip Sabtu (28/3/2026), Rektor UGM, Ova Emilia, menyampaikan bahwa UGM mengalami kenaikan peringkat pada empat bidang utama, yakni Arts & Humanities, Social Sciences & Management, Engineering & Technology, serta Life Sciences & Medicine.

“Hasil ini menunjukkan upaya peningkatan mutu pendidikan dan riset berjalan secara konsisten dan memberikan dampak nyata terhadap pengakuan internasional, yang tentu tidak terlepas dari kontribusi seluruh sivitas akademika,” katanya.

Selain itu, UGM juga mempertahankan performa stabil di tingkat global pada sejumlah bidang lainnya. Bidang Geography berada pada peringkat 101–150 dunia, disusul Agriculture & Forestry, Archaeology, English Language & Literature, History, Modern Languages, Law, serta Politics & International Studies pada kelompok 151–200 dunia.

Kemudian, Accounting & Finance, Business & Management Studies, Economics & Econometrics, serta Sociology berada pada peringkat 201–250 dunia. Sementara Architecture/Built Environment menempati posisi 201–260 dunia. UGM juga berhasil mempertahankan posisinya pada bidang Natural Sciences.

Ova menegaskan, UGM akan terus menjaga keberlanjutan capaian tersebut melalui peningkatan reputasi akademik, penguatan dampak penelitian, serta perluasan kolaborasi internasional.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat kualitas riset dan jejaring kolaborasi internasional agar peran UGM semakin relevan dalam menjawab berbagai persoalan global melalui pendekatan multidisiplin,” tambahnya.

Pengakuan Dunia

Sementara itu, QS World University Rankings by Subject 2026 menempatkan UIN Sunan Kalijaga pada peringkat 37 dunia untuk bidang Theology, Divinity and Religious Studies. Capaian ini menjadikan UIN Suka sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia dan Asia yang mampu menembus 50 besar dunia di bidang tersebut.

Rektor UIN Suka, Noorhaidi Hasan, menyebut capaian ini sebagai kebanggaan sekaligus pengakuan atas kekuatan tradisi keilmuan keagamaan yang dikembangkan kampusnya.

“Ini bukan sekadar capaian peringkat, tetapi sebuah kebanggaan bahwa studi keagamaan sebagai pilar utama UIN Suka mampu menembus pengakuan dunia. Ini menunjukkan bahwa tradisi keilmuan yang kita bangun memiliki daya saing dan relevansi global, serta mampu berkontribusi dalam percakapan akademik internasional,” ungkapnya.

Noorhaidi menambahkan, capaian tersebut juga membuka peluang lebih luas dalam kolaborasi global, memperkuat kepercayaan internasional, serta memperluas kontribusi keilmuan UIN bagi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sunan Kalijaga, Abdul Qoyum, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari penguatan ekosistem riset dan publikasi internasional yang dibangun secara berkelanjutan.

“Capaian ini tidak datang secara instan, tetapi merupakan akumulasi dari konsistensi dalam mendorong produktivitas riset, peningkatan kualitas publikasi, serta penguatan jejaring akademik internasional,” tegasnya.

Dalam penilaian QS, indikator seperti reputasi akademik, sitasi, dan h-index menjadi tolok ukur utama dalam menentukan peringkat perguruan tinggi di tingkat global.