UMM Siapkan Pujon Hill Jadi Laboratorium Terapan Pertanian dan Peternakan

07 Maret, 2022 06:18 WIB

Penulis:Fathul Muin

Editor:Bunga NurSY

IMG-20220305-WA0039.jpg
Rektor UMM, Fauzan, bersama Muhammadiyah University Rider (MuRid) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Adventure Club, ikut mencakul berupaya membuka jalan akses warga di Pujon Hill UMM, pada Kamis (3/3/2022). (UMM)

Eduwara.com, MALANG—Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merancang area Pujon Hill di Kabupaten Malang menjadi laboratorium terapan bagi Fakultas Pertanian dan Peternakan.

Rektor UMM Fauzan mengungkapkan di kawasan tersebut nantinya juga akan dibangun sebuah agrokompleks yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai jurusan. Untuk jangka panjang, juga mengatakan bahwa rencananya UMM akan membangun agrotechnopark sehingga makin memberikan manfaat bagi warga daerah Pujon Hill.

"Tentu rencana ini selalu berorientasi kebaikan bagi sivitas akademika Kampus Putih maupun masyarakat sekitar. Dengan begitu, mahasiswa dan dosen dapat berinovasi mengembangkan kawasan yang cukup luas ini, sekaligus menggerakkan ekonomi warga. Tentu masih banyak hal yang perlu dipersiapkan dan butuh waktu panjang untuk membangun agrotechnopark ini," tuturnya, Minggu (6/3/2022).

UMM, kata dia, mengirimkan Muhammadiyah University Rider (MuRid) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Adventure Club, untuk berupaya membuka jalan akses warga di Pujon Hill UMM, pada Kamis (3/3/2022).

Selain itu, mereka juga menanam bibit-bibit pohon untuk menghijaukan kawasan yang merupakan hibah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia untuk Kampus Putih tersebut.

Pengelola Pujon Hill UMM Tatag Muttaqin, menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan kewajiban dan mengembangkan beberapa hal sejak dipercaya oleh KLHK. Mulai dari mengatur tata batas kawasan, membangun sarana prasarana hingga membuat dan membuka jalur pemeriksaan.

Terbaru, UMM telah membangun beberapa pos fungsional yang bisa digunakan. Disamping itu juga melakukan rehabilitasi dalam rangka menjaga hutan sehingga dapat memberikan manfaat pada masyarakat sekitar. Tidak hanya efek positif langsung tapi juga tidak langsung seperti menghindari bencana longsor.

UMM juga mendapatkan empat program dari pemerintah, yakni usaha pelestarian sumber daya alam salah satunya. Ada pula bantuan dua unit dam penahan yang bisa dimanfaatkan.

"Ke depan kami juga akan membangun pusat keunggulan minyak atsiri di kawasan ini. Pun dengan kegiatan penelitian dan pengembangan yang dilaksanakan oleh para mahasiswa serta dosen. Sejauh ini masyarakat juga merasa senang dengan kehadiran UMM dalam merawat dan mengelola kawasan ini," katanya.