logo

Kampus

Bantu Asesmen Diri Terhadap Risiko Stroke, Mahasiswa ITS Kembangkan Strokindo

Bantu Asesmen Diri Terhadap Risiko Stroke, Mahasiswa ITS Kembangkan Strokindo
Bunga NurSY, Kampus27 Desember, 2021 05:40 WIB

Eduwara.com, SURABAYA— Tim Kuliah Kerja Nyata Pengabdian Masyarakat (KKN Abmas) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan sebuah website bernama Stroke Indonesia (StrokIndo) untuk membantu masyarakat melakukan asesmen diri sendiri pada risiko stroke.

Selain membantu asesmen diri pada risiko stroke, laman ini juga memberikan rekomendasi pada pengguna sesuai risiko paparannya.

Ketua Tim KKN Abmas Muhammad Ilham Akbar menyebutkan bahwa StrokIndo ini merupakan website dengan kategori risk calculator, artinya, laman StrokIndo memiliki fungsi untuk mengetahui tingkat risiko yang dalam hal ini adalah risiko terserang stroke. 

Pengunjung dapat mengidentifikasi risiko dirinya dengan mengisi kuesioner mengenai kondisi fisiknya. “Pertanyaan pada kuesioner meliputi dari jenis kelamin, usia, berat dan tinggi badan, hingga riwayat penyakit pada menu periksa risiko stroke,” jelasnya seperti dikutip dari situs resmi ITS, pada Jumat (24/12/2021).

Ilham menjelaskan bahwa pengguna juga mendapat umpan balik setelah mengisi kuesioner dan mengetahui tingkat risiko stroke dirinya. 

Umpan balik tersebut berupa saran-saran dalam bentuk tulisan dan video dari dokter atau pakar dalam penanganan stroke. Hal ini dilakukan agar pengguna mendapatkan informasi yang tepat dan meningkatkan kesadaran dirinya.

Proyek yang merupakan kerja sama rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Situbondo masih dalam tahap pengembangan. 

Situs ini digawangi oleh Ilham dengan ketiga rekan mahasiswa Departemen Sistem Informasi (DSI) ITS yakni Ratna Andrea Putri Ardito, Aulifia Rizky Farisa, dan Safirah Melinia Febyanti. 

Dalam masa uji coba website ini, Ilham mengaku mendapatkan banyak respons dari pengguna dan juga tenaga kesehatan. Salah satu yang krusial adalah perincian saran yang ditampilkan dari tenaga kesehatan untuk pengguna StrokIndo. 

Selain itu, ada juga ide penambahan rujukan apabila terdapat pengguna yang memiliki banyak faktor risiko agar dapat ditangani oleh tenaga medis terkait.

Dari berbagai kritik dan saran tersebut, Ilham dan tim berharap dengan adanya website strokindo ini masyarakat dapat lebih peduli dengan kondisinya terkait tingkat risiko stroke serta faktor-faktor penyebabnya. 

“Besar harapan, masyarakat dapat terhindar dari bahaya stroke dengan cara mengikuti anjuran dari dokter atau pakar sesuai dengan kondisi yang dialami,” pungkasnya

Read Next