logo

Kampus

Dies Natalis ke-73, UGM Tegaskan Bakal Pacu Riset dan Inovasi Soal Pangan

Dies Natalis ke-73, UGM Tegaskan Bakal Pacu Riset dan Inovasi Soal Pangan
Dies Natalis ke-73, UGM Tegaskan Bakal Pacu Riset dan Inovasi Soal Pangan (Istimewa)
Setyono, Kampus19 Desember, 2022 16:57 WIB

Eduwara.com, JOGJA – Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk memperkuat riset, inovasi maupun jejaringnya untuk berkontribusi dalam mencari solusi permasalahan nasional dan global, yang salah satunya menyangkut ketahanan pangan.

Dalam pidato resminya di Rapat Terbuka Peringatan Dies Natalis ke-73 di Grha Sabha Pramana, Senin (19/12/2022), Rektor UGM Ova Emilia menyatakan sebagai universitas terkemuka di tanah air. UGM terus dituntut ikut berkontribusi merespons berbagai dinamika dan tantangan sosial, politik, dan ekonomi kontemporer baik yang terjadi di level global, regional, nasional, maupun lokal.

Mengangkat tema 'Pangan Berdaulat Bangsa Bermartabat',  Ova memaparkan hal ini tidak terlepas dari persoalan terkait pangan yang kini tengah menjadi perhatian global.

UGM katanya telah lama berusaha mewujudkan kedaulatan pangan. Salah satu produk penelitian di bidang pertanian yang telah cukup dikenal adalah varietas Kedelai Hitam Malika yang memiliki potensi produktivitas 2-3 kali rerata nasional. Program peningkatan produktivitas kedelai juga diintensifkan melalui teknologi Smart Agricultural Enterprise (SAE) berbasis teknologi Smart Field Monitoring System, Traceability dan Regenerative Farming.

Selain itu, UGM juga telah melahirkan varietas Padi Gamagora yang adaptif terhadap perubahan iklim dengan tingkat produktivitas tinggi, sebagai solusi bagi masyarakat yang tinggal di area dengan potensi kekeringan. Inovasi ini menambah panjang daftar produk inovasi yang lahir dari kampus UGM, sejalan dengan prioritas UGM untuk mewujudkan ekosistem kedaulatan pangan masa depan.

"Ketangguhan sumber daya manusia sebuah bangsa sangat tergantung pada jaminan ketersediaan pangan dan infrastruktur pendukung ketahanan pangan. UGM tetap berdedikasi menjadi kekuatan utama bangsa dalam mengamankan ketersediaan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan, baik di masa sekarang maupun untuk generasi mendatang," terang Ova.

Dia menambahkan, dunia saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan sebagai akibat dari dinamika geopolitik internasional dan berbagai disrupsi akibat situasi kesehatan, perubahan iklim, ketidakpastian ekonomi global, serta menguatnya kembali pola-pola kepemimpinan dan sistem politik yang anti-demokratis. Situasi tersebut menuntut semakin pentingnya ketangguhan dan kedaulatan suatu bangsa.

Sebagai upaya memperkuat kontribusi kampusnya merespons berbagai tantangan tersebut serta mendukung kepemimpinan Indonesia, UGM akan melakukan berbagai program strategis.

Program pertama adalah meningkatkan riset transdisipliner dan advokasi sosial terkait isu perubahan iklim, kesehatan, dan transisi energi bersih. Kedua, aktif mengembangkan forum-forum kebijakan mendukung penyelesaian berbagai masalah nasional dan memperkuat kontribusi di level global.

Ketiga, UGM akan selalu mengawal tumbuh kembangnya sistem ekonomi dan sistem politik yang bertumpu pada nilai-nilai keadilan dan demokrasi.

"Kami yakin dengan kekuatan riset, inovasi, jejaring, dan semangat transdisiplin, UGM akan mampu secara aktif dan berdampak kuat untuk turut menjawab persoalan-persoalan kemanusiaan yang dihadapi bangsa ini," ungkap Ova.

Pada Rapat Terbuka ini, Rektor UGM melaporkan berbagai prestasi dan capaian UGM di sepanjang tahun 2022. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang masing-masing memiliki andil dalam perkembangan UGM.

"Kemajuan kita sejauh ini merupakan buah capaian dari semua pihak dan kepemimpinan universitas yang secara berkelanjutan telah bekerja keras, adaptif dan tangkas, serta menghasilkan karya luar biasa, yang bermanfaat bagi UGM, pembangunan bangsa, dan berkontribusi menghadapi tantangan global," ungkapnya.

Anugerah Hamengku Buwono ke-IX yang diberikan setiap tahunnya sebagai bagian dari peringatan Dies Natalis UGM, pada tahun ini diterima oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, sedangkan Anugerah UGM tahun ini diberikan kepada Agus Priyatno dan Rimawan Pradiptyo.

Pada kesempatan ini juga dilakukan serah terima pesawat microlight/trike oleh Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkugan Hidup   kepada Rektor UGM.

Read Next