
Bagikan:

Bagikan:
Eduwara.com, JOGJA - Institut Seni Indoensia (ISI) Yogyakarta resmi membuka jalur pendaftaran mandiri mulai 18 Mei-18 Juni 2026. Untuk pertama kalinya, pendaftaran juga bisa dilakukan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Perencanaan ISI Yogyakarta, Dewanto Sukistono, menjelaskan pada tahun ini, ISI Yogyakarta menyediakan daya tampung mahasiswa baru sebanyak 1.860 kursi. Sebanyak 554 kursi telah terisi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sedangkan 744 mahasiswa diterima lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
“Sisa 552 kursi atau 30 persen dari total daya tamping, diperuntukkan bagi jalur mandiri. Dan daya tampung jalur mandiri ini masih berpeluang bertambah dari sisa kuota jalur SNBP maupun SNBT,” kata Dewanto Sukistono, Selasa (26/5/2026).
Jalur mandiri ini mencakup penerimaan untuk program Sarjana dan Sarjana Terapan, Program Studi di Luar Kampus Utama Institut Seni Budaya Indonesia Kalimantan Timur (PSDKU ISBI Kaltim), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), serta Magister Desain Fakultas Seni Rupa dan Desain.
“Khusus jalur RPL, jalur ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki pengalaman belajar formal, nonformal, informal, maupun pengalaman kerja yang relevan dengan program studi yang dituju,” jelasnya.
Dalam panduan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), RPL dibagi menjadi dua kategori, yaitu Transfer Kredit dan Perolehan Kredit, sehingga pengalaman akademik maupun pengalaman profesional calon mahasiswa dapat diakui melalui mekanisme akademik sesuai ketentuan.
“Program RPL pertama kali diterapkan tahun ini,” katanya.
Sedangkan untuk PSDKU ISBI Kaltim, calon mahasiswa dapat memilih program studi S1 Tari, S1 Etnomusikologi, S1 Kriya, serta S1 Film dan Televisi. Program ini memperkuat jangkauan pendidikan seni dan budaya di wilayah Kalimantan Timur sekaligus menjadi bagian dari perluasan akses pendidikan tinggi seni di Indonesia.
Pendaftaran
Rektor ISI Yogyakarta, Irwandi, mengatakan PMB Jalur Mandiri menjadi kesempatan penting bagi generasi muda untuk memasuki ekosistem pendidikan seni yang kreatif, inklusif, dan berorientasi masa depan.
Pada jalur Sarjana dan Sarjana Terapan, ISI Yogyakarta menawarkan program studi pada tiga fakultas, yaitu Fakultas Seni Pertunjukan, Fakultas Seni Rupa dan Desain, serta Fakultas Seni Media Rekam.
Secara resmi, ISI Yogyakarta memiliki 3 fakultas dengan 11 program studi di Fakultas Seni Pertunjukan, 9 program studi di Fakultas Seni Rupa dan Desain, serta 4 program studi di Fakultas Seni Media Rekam.
Jalur seleksi PMB Mandiri Sarjana dan Sarjana Terapan terdiri atas lima skema, yaitu Mandiri Diploma/Sarjana, Afirmasi Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), Afirmasi Prestasi, Afirmasi Perwakilan Daerah, serta Afirmasi Disabilitas.
“Skema ini menegaskan komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan tinggi seni yang kompetitif sekaligus memberikan ruang akses yang lebih inklusif bagi calon mahasiswa dari berbagai latar belakang,” kata Irwandi.
Untuk pendaftaran Jalur Mandiri Sarjana dan Sarjana Terapan, unggah portofolio dijadwalkan pada 25 Mei-18 Juni 2026, pengumuman seleksi tahap I pada 3 Juli 2026, seleksi dan wawancara tahap II secara luring pada 13-14 Juli 2026, serta pengumuman hasil akhir pada 24 Juli 2026 pukul 15.00 WIB.