logo

Kampus

Kontribusi Alumni, Mesin Penggerak Utama Reputasi UII

Kontribusi Alumni, Mesin Penggerak Utama Reputasi UII
Para pengurus DPW IKA UII NTB berfoto bersama usai sarasehan bertajuk ‘UII Menyapa Lombok’, Minggu (15/2/2026) malam. (EDUWARA/K. Setyono)
Setyono, Kampus17 Februari, 2026 22:56 WIB

Eduwara.com, MATARAM - Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta terus bergerak memperkuat simpul jejaring alumni sebagai pilar strategis dalam meningkatkan daya saing universitas di kancah nasional. Melalui program bertajuk ‘UII Menyapa Lombok’, pihak rektorat UII menegaskan bahwa kontribusi alumni adalah mesin penggerak utama bagi reputasi kampus di masa depan.

Dalam acara sarasehan bersama Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Ikatan Alumni (IKA) UII NTB di Lombok, Minggu (15/2/2026) malam, hadir para alumni lintas generasi, mulai dari angkatan 1990-an hingga 2000-an. Pertemuan ini menjadi momentum hangat untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyelaraskan visi pengembangan institusi.

Wakil Rektor Bidang Pengembangan Akademik dan Riset UII, Jaka Nugraha, mengibaratkan agenda ini sebagai upaya ‘nglumpukke balung pisah’ atau menyatukan kembali keluarga besar yang telah tersebar di berbagai penjuru.

Menurut Jaka Nugraha, alumni adalah bagian integral yang tidak terpisahkan dari eksistensi UII.

"Peran besar para alumni adalah menjaga reputasi kampus di mata publik. Keberhasilan alumni di berbagai sektor profesi menjadi bukti konkret kualitas pendidikan yang diberikan kampus," kata Jaka, Selasa (17/2/2026).

Jaka juga menitipkan pesan kepada lebih dari 124 ribu alumni UII di seluruh Indonesia untuk mengambil langkah nyata dengan aktif merekomendasikan UII kepada calon mahasiswa berprestasi di lingkungan masing-masing. Langkah ini dinilai berdampak besar bagi keberlanjutan kualitas input mahasiswa UII.

Bukti Nyata

Secara terpisah, Rektor UII Fathul Wahid menegaskan bahwa kehadiran alumni di posisi-posisi strategis merupakan perwujudan cita-cita para pendiri bangsa yang mendirikan kampus ini. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa UII telah berhasil mencetak kader yang menebar manfaat secara luas.

“Ini merupakan satu hal yang patut disyukuri. Para alumni UII harus tumbuh bersama masyarakat; mereka tidak bisa tumbuh sendiri-sendiri,” tegasnya.

Fathul menambahkan bahwa sebagai PTS Islam rujukan, UII berkomitmen menjadi tempat belajar bagi kampus Islam swasta lainnya demi kemaslahatan umat.

Ketua DPW IKA UII NTB, Muhammad Ramadhani, mengamini hal tersebut. Menurut pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram ini, profil alumni adalah indikator validitas kualitas universitas di mata masyarakat.

"Pelajar berprestasi selalu melihat profil alumni. Dengan banyaknya generasi alumni yang hebat dan berintegritas, itu menjadi cara terbaik untuk mengenalkan UII," paparnya.

Saat ini, menurut Ramadhani, kekuatan basis alumni UII di Nusa Tenggara Barat tergolong signifikan dengan jumlah lebih dari 500 orang, di mana 295 di antaranya telah terhubung dalam jaringan komunikasi formal. Ke depan, IKA UII NTB akan fokus pada misi estafet kepemimpinan untuk mendorong alumni muda agar lebih vokal dan berkontribusi nyata bagi pembangunan di NTB.

Read Next