
Bagikan:

Bagikan:
Eduwara.com, JOGJA - Menyasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta, Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) bersama Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI) membantu transformasi bisnis produk lokal, Bakpia Rotu Asri.
Program Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini diketuai dosen Manajemen UMBY Widarta dengan anggota Dani Iswara, dan Sabila Saberina dari Manajemen UNIBI. Kegiatan pendampingan ini, menurut Widarta, bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM di Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta, dan diberikan langsung pada Minggu (5/7/2026).
“Fokus utama pendampingan adalah meningkatkan daya saing usaha, yang memiliki peran vital dalam menopang ekonomi lokal,” kata Widarta dalam rilis, Selasa (7/7/2026).
Widarta memaparkan, program transformasi digital ini diwujudkan dalam beberapa langkah konkret, mulai dari pendataan profil usaha, foto produk, pembuatan media publikasi, hingga inovasi kemasan. Program ini dipilih karena banyak pelaku usaha yang masih gagap menghadapi tantangan transformasi digital dan ketatnya persaingan pasar.
Langkah pertama adalah profiling usaha untuk mendukung digitalisasi melalui situs web duitwutah.com. Tim melakukan pendataan profil UMKM di wilayah Wirogunan untuk diunggah ke portal tersebut.
"Website ini berfungsi sebagai ruang konsultasi sekaligus etalase digital bagi UMKM Mergangsan. Tujuannya, tentu untuk memperluas akses pasar online dan mengawal program inovasi Kemantren Mergangsan secara berkelanjutan," paparnya.
Apresiasi
Selain itu, tim PKM UMBY juga memfasilitasi sesi foto produk profesional bagi 20 UMKM di wilayah Mergangsan. Menariknya, kegiatan ini didukung penuh oleh sesama pelaku usaha setempat, yakni Nglaras Coffee, yang menyediakan akomodasi.
Hal ini membuktikan bahwa ekosistem UMKM di Mergangsan lebih mengutamakan semangat kolaborasi untuk bertumbuh bersama ketimbang persaingan yang saling menjatuhkan.
Pendampingan intensif juga diberikan secara spesifik kepada Bakpia Rotu Asri. Tim membantu mendesain beberapa spanduk sebagai media promosi untuk meningkatkan visibilitas produk di mata konsumen.
Mengingat bakpia adalah identitas kuliner Yogyakarta, inovasi kemasan menjadi perhatian khusus. Tim merancang kemasan baru Bakpia Rotu Asri agar ukurannya lebih kecil, praktis, dan estetik.
Dengan wujud baru ini, produk diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas, seperti dipajang di area kasir hotel, swalayan, tempat wisata, maupun pusat kuliner, serta cocok dijadikan souvenir di berbagai acara pameran.
Kehadiran program UMBY ini mendapat apresiasi positif dari warga. Tokoh masyarakat setempat, Maria Emaculata Dewi, berharap program pendampingan semacam ini memiliki keberlanjutan.
"Masyarakat, khususnya pelaku UMKM Bakpia Rotu Asri, akan semakin bersemangat karena produknya makin dikenal luas lewat media digital dan kemasan yang menarik. Pada akhirnya, ini akan berdampak langsung pada peningkatan perekonomian masyarakat," pungkasnya.