Antisipasi Meluasnya Kasus Covid-19, Sekolah di Bekasi Terapkan Pembelajaran Lewat Daring

04 Februari, 2022 18:33 WIB

Penulis:Bhakti Hariani

Editor:Bunga NurSY

Kota Bekasi.jpg
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bekasi Inayatullah saat melakukan pengecekan pelaksanaan KBM daring dengan mengunjungi SMP Negeri 1 Kota Bekasi (Pemkot Bekasi)

Eduwara.com, DEPOK - Sekolah-sekolah di Kota Bekasi telah menerapkan sistem daring (online) untuk proses kegiatan belajar mengajar (KBM) sisa di rumah masing-masing. 

Hal ini diterapkan berdasarkan Surat Edaran Nomor : 421/936/Disdik.Set Tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) Tahun Ajaran 2021/2022. Berdasarkan Instruksi Ketua Komite Kebijakan Penanganan Corona virus Disease 2019 (Covid-19) dan Transformasi Pemulihan Ekonomi Kota Bekasi Nomor : 443.1/108/SET.Covid–19 Tentang Pelaksanaan Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) . 

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bekasi Inayatullah melakukan pengecekan pelaksanaan KBM daring dengan mengunjungi SMP Negeri1 Kota Bekasi.

“Disini para guru menggunakan beberapa aplikasi, ada yang menggunakan Google Class, Quipper, ruangguru dan sebagainya,” kata Kadisdik Kota Bekasi Inayatullah saat memberi penjelasan kepada Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto seperti dilansir dari laman resmi Pemerintah Kota Bekasi, Jumat (4/2/2022).

Dalam peninjauannya bersama Kadisdik, Plt Wali Kota Bekasi menilai sistem pembelajaran tersebut cukup efektif untuk membagi materi dan tugas. Selain itu, dia juga bisa memantau siswa secara langsung lewat presensi online.  “Pelaksanaan kelas online ini sangat efektif tentunya ini juga memacu para guru untuk lebih kreatif lagi dalam menyampaikan materi pembelajaran bagi siswa di rumah,” ujar Tri Adhianto

Guna memastikan para siswa tengah belajar, Plt Wali Kota Bekasi juga sempat mengecek langsung via aplikasi yang digunakan guru-guru tersebut. “Jadi ini via aplikasi, para guru memberikan tugas, dan bisa terpantau kegiatan para siswa,” papar Tri.

Plt Wali Kota juga berpesan kepada para wali murid dapat aktif mendampingi anaknya. “Mereka tidak masuk sekolah tapi belajar di rumah. Model daringnya ada, dan banyak macamnya. Guru-guru kita ini sangat siap ternyata. Muncul sendiri-sendiri dan guru-guru kita sudah sangat terbiasa.Nanti tinggal kita memastikan, anak-anak ini di rumah dan belajar. Kita titipkan didampingi orangtuanya dan mengawasi proses pembelajaran ini bersama-sama,” papar Tri Adhianto.

Sementara itu KadisdikKota Bekasi Inayatullah menuturkan, Dinas Pendidikan telah membuat sistem bersama kepala sekolah supaya pembelajaran jarak jauh ini dapat berjalan dengan baik. “Bersama kepala sekolah telah membuat sistem PJJ ini agar efektif dan berjalan lancar, melakukan inovasi dan kreatif dalm pemberian materi pembelajaran supaya anak-anak tidak jenuh. Selanjutnya kami juga terus melakukan evaluasi berkala,” kata Inayatullah.

Sebelumnya Pemerintah Kota Bekasi telah mengeluarkan Surat Edaran penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) pada tingkat satuan pendidikan terhitung mulai tanggal 3 Februari sampai dengan 17 Februari 2022.