BAPS UMS Ciptakan Alumni Unggul IPTEK dan Spiritual

17 Oktober, 2022 03:59 WIB

Penulis:Redaksi

Editor:Ida Gautama

17102022-UMS Pertemuan BAPMS.jpg
Pertemuan BAPM UMS bersama mahasiswa. (Dok. UMS)

Eduwara.com, SUKOHARJO – Baitul Arqam Purna Studi (BAPS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan kekuatan besar kepada mahasiswa untuk menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang akan membawa kepada kemajuan bangsa ke depan.

Rektor UMS, Sofyan Anif mengatakan ke depan, dalam membangun bangsa yang jauh lebih baik dari bangsa lain, perlu SDM unggul yang tidak hanya dibangun dengan kemampuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), namun juga perlu kemampuan spiritual.

“SDM unggul itu harus menyeluruh, di samping IPTEK juga punya rasa empati kepada orang lain, rasa empati untuk menyejahterakan orang banyak, jujur dan disiplin,” ujar Sofyan Anif seperti dilansir Eduwara.com, Sabtu (15/10/2022), dari laman UMS.

Muhammadiyah, sambung Sofyan, menjadi organisasi Islam yang jauh lebih maju dalam hal pendidikan, bahkan lebih maju dari negara, dibuktikan salah satunya melalui 172 perguruan tinggi Muhammadiyah.

Menurut pandangannya, Muhammadiyah telah memberikan peranan maksimal dalam proses pembangunan bangsa yang lebih maju. Salah satu buktinya yaitu dengan peranan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang banyak membantu bangsa, terutama pada saat bangsa menghadapi pandemi Covid 19.

“UMS dalam peranan pembangunan SDM unggul, membekali mahasiswa dengan dua kekuatan besar, yaitu IPTEK dan spiritual yang di dalamnya ada kemampuan soft skill, yang salah satunya terwujud dalam bentuk karakter jujur, disiplin, memiliki karakter kepribadian yang mudah membangun interaksi di masyarakat. Jadi lulusan UMS itu gak boleh hidup sendiri, tapi harus memiliki kemampuan menjalin relasi,” ujar dia.

Sofyan melanjutkan, pengadaan Baitul Arqam Purna Studi (BAPS) menjadi salah satu usaha UMS dalam menciptakan SDM unggul, yaitu dengan me-recharge kembali mahasiswa berkaitan dengan ranah spiritual, sehingga ketika sudah lulus dapat menjadi bekal dalam menghadapi dunia luar.

Sementara itu, Wakil Rektor IV UMS, Sutrisna menyampaikan, terdapat sembilan hal yang harus menjadi kebiasaan mahasiwa maupun lulusan UMS. Kebiasaan-kebiasaan itu adalah salat berjamaah di masjid dan membiasakan salat sunnah,membiasakan puasa sunnah, membiasakan diri untuk berzakat, infaq dan sadaqah, dan beradab islami.

“Kemudian membiasakan membaca Alquran 1 hari 1 juz, serta membiasakan untuk membaca 1 hari 1 jam, mengaji, berjama’ah ataupun berorganisasi, dan berpikir positif,” pesan dia. (K. Setia Widodo/*)