Gandeng BBPKH Cinagara, Sekolah Vokasi UNS Ingin Cetak Pengusaha Muda di Bidang Peternakan

07 April, 2022 15:38 WIB

Penulis:Redaksi

Editor:Bunga NurSY

IMG-20220406-WA0007.jpg
Penandatanganan PKS SV UNS Solo dengan BBPKH Cinagara Bogor, Selasa (5/4/2022). (UNS)

Eduwara.com, SOLO – Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret  (UNS) Solo optimistis mampu menciptakan pengusaha muda milenial di bidang peternakan dengan menggandeng Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara, Bogor.

Hal itu disampaikan Dekan SV UNS Santoso Tri Hananto usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara, Bogor pada Selasa (5/4/2022). Penandatanganan PKS ini dilakukan secara langsung oleh dia bersama Kepala BBPKH Cinagara, Dr. Wasis Sarjono.

BBPKH Cinagara Bogor merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Kementerian Pertanian (Kementan). UPT ini menyelenggarakan diklat keahlian dan keterampilan bukan hanya bagi petugas teknis dan fungsional lingkup Kementan, tetapi juga diklat keterampilan khusus bagi non aparatur baik petani, peternak maupun stakeholders masyarakat pertanian pada umumnya, termasuk dosen dan mahasiswa. Sebagai perwujudan PKS yang disepakati kedua pihak, saat ini tiga dosen Program Studi Budi Daya Ternak SV UNS sedang mengikuti pelatihan pemeriksaan kebuntingan kambing domba di BBPKH Cinagara.

“Dunia sudah berubah. Saat ini, kita harus kreatif memanfaatkan pengetahuan dan teknologi dalam segala hal, termasuk di bidang peternakan,” tutur Santoso seperti siaran pers yang diterima Eduwara.com, Kamis (7/4/2022).

Menurut dia, protein hewani selalu dibutuhkan oleh manusia. Kualitas protein tersebut sangat ditentukan oleh tata kelola ternak sejak pembibitan, pemeliharaan, kualitas pakan, sanitasi, hingga panen. 

“Kami bekali mahasiswa dengan keterampilan-keterampilan profesional agar mereka nanti mampu menjadi pengusaha ternak milenial. Saya yakin, automasi dan mekanisasi peternakan akan mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas peternakan. Ini salah satu keterampilan yang harus dikuasai mahasiswa,” tambah Santoso.

Sementara itu, Kepala BBPKH Cinagara Wasis Sarjono menyambut baik inisiasi kerja sama dengan SV UNS, terutama Program Studi (Prodi) D3 Budi Daya Ternak.

“Kami tentu sangat senang dengan adanya kerja sama ini. Tumbuhnya minat generasi muda terhadap dunia peternakan ini merupakan kabar baik yang harus direspons dengan baik,” kata Wasis. 

Menurut dia, generasi sekarang harus responsif terhadap perubahan dan harus mampu menjadi teladan perubahan di wilayahnya masing-masing. Guna mendukung hal itu, BBPKH Cinagara menyelenggarakan beberapa paket pelatihan bagi peternak muda agar mereka mampu menggerakkan dan memberdayakan peternak lain di daerahnya.

Pelatihan itu dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga Kamis (7/4/2022). Bentuk kerja sama lain yang akan diwujudkan adalah sertifikasi kompetensi mahasiswa, terutama untuk skema supervisor unggas dan juru sembelih halal. (K. Setia Widodo)